Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat mematangkan penyuluhan hukum keliling untuk SMA dan SMK di Kabupaten Mamuju. Persiapan itu dilakukan lewat koordinasi dengan sekolah menjelang agenda yang dijadwalkan pada 29 sampai 30 Juli 2026.

Teks resmi Kemenkum Sulbar yang terbit melalui feed RSS dan laporan ANTARA sama-sama menulis sasaran program ini ialah pelajar tingkat menengah. Pembaca bisa menautkan kabar ini dengan wilayah Mamuju, rubrik Hukum, dan liputan tarif Rp0 pencatatan hak cipta lagu di Sulbar.

Generasi muda merupakan aset bangsa yang harus dibekali dengan pemahaman hukum sejak dini.,” kata Saefur Rochim, Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kemenkum Sulbar, saat menjelaskan tujuan program Kemenkum Sulbar pada 27 Juli 2026.

Dua sekolah jadi titik awal

Feed resmi Kemenkum Sulbar menyebut koordinasi awal dilakukan di SMA Negeri 2 Mamuju dan SMA Negeri 3 Mamuju. ANTARA menambahkan dua hari kegiatan itu disiapkan untuk menjangkau siswa SMA dan SMK di wilayah Mamuju.

Dua sumber terbuka yang diperiksa belum merinci jumlah peserta per sekolah. Redaksi karena itu membatasi tulisan pada jadwal persiapan, sekolah yang disebut terbuka, dan sasaran umum program penyuluhan keliling.

Kesadaran hukum dibangun sejak sekolah

Kemenkum Sulbar menempatkan pelajar sebagai titik awal karena pemahaman aturan dasar dinilai perlu dibangun sebelum mereka masuk ruang sosial yang lebih luas. ANTARA memakai sudut yang sama dengan menekankan pembekalan hukum untuk siswa sekolah menengah.

Liputan ini berbeda dari apel virtual Kemenko Kumham Imipas yang diikuti Kemenkum Sulbar karena fokusnya bukan kegiatan internal kantor, melainkan persiapan program ke sekolah.

Baca juga

Baca juga Kemenkum Sulbar ikuti pelatihan APU PPT untuk awasi notaris untuk agenda hukum lain di Sulbar. Arsip rubrik Hukum juga memuat perkara kejaksaan, kepolisian, dan regulasi daerah di Sulsel serta Sulbar.