Kanwil Kemenkum Sulbar membawa tiga inovasi unggulan saat desk evaluasi pembangunan Zona Integritas bersama Tim Penilai Nasional atau TPN di Mamuju, Kamis, 20 Agustus 2026. Paparan itu dipimpin Kepala Kantor Wilayah Saefur Rochim dari Aula Pengayoman Kemenkum Sulbar.

ANTARA Makassar dan Kabar Sulbar sama-sama menempatkan evaluasi ini sebagai bagian dari langkah menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani atau WBBM. Liputan ini terhubung dengan wilayah Mamuju, rubrik Hukum, dan arsip Kemenkum Sulbar.

proses regulasi menjadi jauh lebih efisien,” ujar Saefur Rochim, Kepala Kanwil Kemenkum Sulbar, saat menjelaskan dampak inovasi Rumah Harmoni ANTARA Makassar pada 20 Agustus 2026.

Metangga Mamea dibawa sebagai unggulan

Kabar Sulbar menulis Metangga Mamea atau Melindungi Sejak Dini dipasang sebagai inovasi unggulan pada desk evaluasi itu. Inovasi ini diarahkan ke sekolah dan kampus untuk mempercepat pencatatan karya sekaligus menumbuhkan kesadaran kekayaan intelektual.

ANTARA menambahkan dua inovasi lain yang ikut dipaparkan adalah Situru' Malolo untuk layanan Pos Bantuan Hukum dan Rumah Harmoni untuk pendampingan regulasi daerah. Mammiri membatasi laporan ini pada tiga inovasi yang tampil terbuka di dua sumber tersebut.

WBBM diukur lewat dampak layanan

ANTARA mencatat Saefur Rochim membawa status WBK yang diraih pada 2023 sebagai dasar menuju WBBM. Kabar Sulbar menambahkan Metangga Mamea disebut ikut menaikkan permohonan KI dari 565 menjadi 988 pada 2025.

Redaksi tidak menulis hasil akhir evaluasi karena dua sumber yang diperiksa hanya memuat proses desk dan paparan inovasi. Pembaca bisa menautkan isu ini dengan hak cipta lagu gratis di Sulbar dan pelatihan analis KI Kemenkum Sulbar.

Baca juga

Baca juga Kemenkum Sulbar tekankan layanan hukum bawa solusi, Kemenkum Sulbar hak cipta lagu gratis, dan arsip wilayah Mamuju.