MAJENE
Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menyalurkan 304 kambing dan 2.200 ayam petelur kepada 16 kelompok tani ternak di Kabupaten Majene pada Selasa, 25 Agustus 2026. Bantuan itu juga disertai 6.600 pakan jadi.
Penyerahan simbolis dilakukan Gubernur Sulbar Suhardi Duka di Kelurahan Lembang, Kecamatan Banggae Timur. Liputan ini terhubung dengan wilayah Majene, rubrik Ekonomi, dan arsip PLN dampingi UMKM reforma agraria di Majene.
“Ayam petelur, ayam pedaging, itu semua bisa masuk di MBG.,” ujar Suhardi Duka, Gubernur Sulawesi Barat, dalam rilis resmi Pemprov Sulbar pada 25 Agustus 2026.
Nilai bantuan capai Rp1,8 miliar
Katinting menulis total bantuan 2026 untuk Majene bernilai sekitar Rp1,8 miliar. Rinciannya terdiri dari kambing senilai Rp1,5 miliar serta ayam petelur dan pakan senilai Rp300 juta.
Sumber yang sama menambahkan paket itu dilengkapi obat-obatan, vitamin, dan empat jenis pakan tambahan. Pemprov Sulbar pada rilis resminya menekankan bantuan ternak dipakai untuk memperkuat sumber pendapatan keluarga di wilayah Mandar.
“Pakan untuk ayam bisa menjamin kebutuhan gratis selama 1,5 bulan.,” kata Hamdani Hamdi, Kepala Dinas TPHP Sulawesi Barat, kepada Katinting pada 26 Agustus 2026.
Majene disiapkan tambah kelompok
Katinting mencatat bantuan 2025 di Majene sebelumnya menjangkau 28 kelompok dan satu UPTD dengan 570 kambing. Dari penyaluran itu, Hamdani menyebut sudah lahir 171 anak kambing dan 107 ekor lain sedang bunting.
Dalam rilis resmi, Suhardi Duka menyebut Pemprov Sulbar ingin menambah kelompok penerima bantuan kambing di Majene menjadi 30 pada tahun depan. Dua sumber terbuka yang diperiksa belum memuat rincian desa penerima beserta nama tiap kelompok.
“Tahun depan, kasih 30 kelompok untuk Kabupaten Majene.,” tegas Suhardi Duka, Gubernur Sulawesi Barat, saat penyerahan bantuan Katinting pada 26 Agustus 2026.
Baca juga
Baca juga gaji PPPK Sulbar disiapkan 12 bulan dan sensus ekonomi Sulbar di Mamuju untuk arah kebijakan lain yang sedang didorong Pemprov Sulbar.



