MAMUJU
KominfoSS Sulbar dan BPS Sulbar turun ke lapangan di Mamuju untuk memantau finalisasi Sensus Ekonomi 2026, Jumat, 7 Agustus 2026. Supervisi itu menyasar usaha besar dan responden rumah tangga yang masih memerlukan pendampingan.
Keterangan resmi Pemprov Sulbar, [Rakyat Sulbar](https://www.rakyatsulbar.com/2026/08/08/pastikan-data-ekonomi-berkualitas-untuk-kebijakan-tepat-sasaran-bps-sulbar-dan-pemprov-sulbar-supervisi-lapangan-se2026/), dan [Teras Sulbar](https://terassulbar.com/2026/08/07/kominfoss-sulbar-dampingi-bps-jaga-kualitas-data-sensus-ekonomi-2026/) sama-sama menyebut Ridwan Djafar dan Suri Handayani turun bersama. Berita ini terkait rubrik Ekonomi dan wilayah Mamuju.
“Kita mau memastikan dari sisi yang mendata nyaman dan yang didata juga nyaman.,” ujar Muhammad Ridwan Djafar, Kepala Dinas KominfoSS Sulbar, saat menjelaskan tujuan supervisi Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat pada 8 Agustus 2026.
Finalisasi data usaha besar
Rakyat Sulbar menulis tim pendamping mendatangi Bank Sinarmas Cabang Mamuju dan responden rumah tangga. BPS Sulbar menjelaskan pendampingan dilakukan agar pengisian instrumen web tetap sesuai kebutuhan sensus.
“Kami hadir di sini untuk melakukan finalisasi pendataan.,” kata Suri Handayani, Kepala BPS Sulawesi Barat, saat menjelaskan tahap yang sedang berjalan Rakyat Sulbar pada 8 Agustus 2026.
Data dipakai untuk kebijakan
Ridwan Djafar menautkan pengawasan lapangan itu dengan kebutuhan data ekonomi yang akurat untuk kebijakan pembangunan. Teras Sulbar juga menulis kenyamanan petugas dan responden menjadi fokus saat wawancara berlangsung.
Dua laporan pembanding tidak memuat jumlah responden yang selesai diverifikasi pada hari itu. Mammiri karena itu membatasi berita pada lokasi supervisi, pejabat yang hadir, dan tujuan mutu data yang disebut terbuka.
Baca juga
Baca juga PKS data kependudukan Sulbar dan temuan BPK Sulbar yang ditargetkan tuntas 11 Agustus untuk agenda tata kelola lain di provinsi ini.



