Jembatan Salujambu di Kecamatan Lamasi, Kabupaten Luwu, masuk tahap perampungan dan disiapkan untuk difungsikan bertahap mulai Agustus 2026. Jembatan ini menghubungkan arus warga dan komoditas antara Luwu dan Luwu Utara.

Perkembangan ini terkait dengan wilayah Luwu, wilayah Luwu Utara, dan agenda konektivitas pada rubrik Ekonomi.

Jembatan penghubung dengan konstruksi beton bertulang sudah tuntas dan siap difungsikan.,” kata Ikhsan Asaad, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Luwu, dalam keterangan progres Pemprov Sulsel pada 31 Juli 2026.

Bantuan provinsi Rp16 miliar

Pemprov Sulsel menyebut bantuan keuangan untuk Kabupaten Luwu pada 2025 mencapai Rp16 miliar. Dari angka itu, Rp13 miliar dialokasikan khusus untuk pembangunan Jembatan Salujambu sepanjang sekitar 70 meter dengan lebar 4 meter.

Bukamata News dan Panrita News memuat rincian nilai bantuan, dimensi, dan posisi jembatan yang sama pada Jumat malam. Tiga sumber itu sama-sama menempatkan Salujambu sebagai akses penting bagi mobilitas warga dan distribusi hasil pertanian.

Bentang baja masuk tahap akhir

Ikhsan menyebut bentang rangka baja sudah mencapai sekitar 95 persen dan ditargetkan tuntas pada 1 Agustus 2026. Setelah itu, pekerjaan bondek, pembesian plat, oprit, dan pembersihan masih berjalan sampai akhir Agustus.

Dua sumber media malam dan satu rilis resmi belum memuat tanggal pembukaan penuh untuk seluruh bentang jembatan. Karena itu, berita ini dibatasi pada progres yang sudah diumumkan terbuka.

Jembatan ini dapat mendukung mobilitas warga dan distribusi hasil pertanian.,” ujar Ikhsan Asaad, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Luwu, pada pernyataan lanjutan Bukamata News pada 31 Juli 2026.

Baca juga

Baca juga ekspor kemiri Luwu ke Jeddah untuk dampak konektivitas pada arus komoditas. Arsip tanggul Sungai Rongkong di Luwu Utara memuat infrastruktur lain di wilayah yang terhubung ke koridor ini.