MAKASSAR
Pemprov Sulsel dan Kementerian Pekerjaan Umum menyinkronkan penyusunan rencana pengembangan infrastruktur atau RPI Teluk Bone di Makassar. Forum ini menargetkan kawasan prioritas swasembada pangan pada sembilan kabupaten.
Bappelitbangda Sulsel menempatkan forum ini sebagai wadah pengumpulan usulan infrastruktur dan verifikasi data. Daerah yang dibahas mencakup Bone, Wajo, Pinrang, Sinjai, Bulukumba, Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur, dan Sidenreng Rappang.
“Forum tersebut menjadi wadah sinkronisasi kebutuhan pembangunan infrastruktur,” kata Ishak Amin Rusly, Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bappelitbangda Sulsel, dalam FGD Teluk Bone Pemprov Sulsel pada 24 Juli 2026.
RPI diarahkan ke logistik pangan
Bappelitbangda Sulsel menyebut kebutuhan kawasan meliputi air baku, jalan, jembatan, logistik, dan kawasan produksi. Sasaran akhirnya ialah biaya distribusi yang lebih rendah dan produktivitas pangan yang lebih stabil.
Artikel ini berkaitan dengan ekspor kemiri Luwu ke Jeddah dan runway Bandara Bua di Luwu, tetapi fokusnya berbeda. Liputan kali ini membahas rancangan lintas kabupaten untuk infrastruktur pangan.
Forum hari ini melanjutkan FGD awal
Rilis Bappelitbangda pada 30 Juli 2026 menegaskan FGD hari ini masih bertumpu pada rangkaian pembahasan 21 Juli 2026. Karena itu, redaksi memakai dua sumber resmi untuk membaca kesinambungan forum dan cakupan wilayah yang dibahas.
Arsip rubrik Ekonomi memuat agenda distribusi pangan dan investasi lain di Sulsel. Pembaca juga dapat membuka wilayah Bone dan wilayah Luwu untuk konteks kawasan terdampak.
Baca juga
Baca juga Sulsel usulkan Program Lisdes bagi 32 ribu KK untuk agenda pemerataan layanan dasar lain di provinsi ini. Arsip rubrik Ekonomi memuat pembaruan infrastruktur, perdagangan, dan tenaga kerja daerah.



