Sekda Sulsel Jufri Rahman mendorong sinkronisasi kebijakan pembangunan antara pemerintah provinsi dan Pemerintah Kabupaten Wajo untuk tahun anggaran 2027. Paparan itu disampaikan pada forum di Hotel Aryaduta Makassar, Senin, 31 Agustus 2026.

Laman resmi Pemprov Sulsel dan PPID Sulsel sama-sama menempatkan forum ini sebagai ruang penyelarasan prioritas pembangunan daerah. Berita ini terkait wilayah Wajo, rubrik Pemerintahan, dan artikel reses DPRD Sulsel untuk perencanaan daerah.

Setiap daerah memiliki keunggulan masing-masing,” ujar Jufri Rahman, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, saat menjelaskan dasar sinkronisasi prioritas pembangunan Pemprov Sulsel pada 1 September 2026.

Potensi daerah diminta lebih terarah

Dalam rilis resmi, Jufri mencontohkan keunggulan daerah dapat berada pada sektor perdagangan, pangan, industri, energi, dan pariwisata. Ia menilai potensi seperti itu perlu disambungkan lebih rapi dengan prioritas pembangunan provinsi.

PPID Sulsel memuat fokus forum yang sama, termasuk tema penguatan karakter, integritas, dan kapasitas anggota DPRD menghadapi tata kelola digital. Mammiri membatasi tulisan pada sinkronisasi kebijakan dan alasan pentingnya penyelarasan antarpemerintah.

Satu sistem pemerintahan ditegaskan

Jufri menekankan pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten tidak berjalan sendiri-sendiri dalam perencanaan pembangunan. Rilis resmi juga memuat tantangan yang harus dihadapi bersama, mulai dari mutu SDM sampai ketahanan pangan dan lingkungan.

Sudut ini berbeda dari Sulsel targetkan 24 daerah terapkan manajemen talenta yang berfokus pada ASN. Artikel ini menyorot arah prioritas pembangunan daerah untuk Wajo.

Kita berada dalam satu sistem pemerintahan daerah,” tegas Jufri Rahman, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, saat menjelaskan hubungan provinsi dan kabupaten dalam perencanaan Pemprov Sulsel pada 1 September 2026.

Baca juga

Baca juga reses DPRD Sulsel untuk perencanaan daerah, Sulsel targetkan 24 daerah terapkan manajemen talenta, dan arsip wilayah Wajo.