MAKASSAR
Peneliti National Tsing Hua University, Taiwan, Fabio Yuchung Lee, menelusuri arsip sejarah maritim Bugis-Makassar di UPT Jasa Kearsipan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulawesi Selatan, Makassar, Rabu, 22 Juli 2026. Kunjungan itu dipakai untuk mendalami diaspora Bugis-Makassar, jaringan dagang Asia Tenggara, dan hubungan historis Sulsel dengan Taiwan serta Filipina.
Arsip yang diminta mencakup dokumen tentang Kerajaan Bone, silsilah keluarga kerajaan, naskah kuno, peta, foto, arsip kolonial, hingga catatan perdagangan maritim. Pemprov Sulsel menyebut bahan itu dipakai untuk penelitian akademik, publikasi ilmiah, dan pendidikan.
Kunjungan ini penting bagi Sulsel karena memperlihatkan arsip daerah dipakai sebagai rujukan peneliti internasional. Pemerintah provinsi juga menilai riset semacam ini dapat memperkenalkan sejarah Bugis-Makassar ke pembaca global.
Atlas jadi tindak lanjut
Pemprov Sulsel menyebut salah satu tindak lanjut yang disiapkan adalah penyerahan atlas jaringan pelayaran dan perdagangan saudagar Bugis-Makassar. Atlas itu dikembangkan dari data sejarah yang selama ini tersimpan di Belanda dan dikaji di Taiwan.
ANTARA dan laman Pemprov Sulsel sama-sama menyebut arsip daerah kini dipakai untuk memperkaya kajian sejarah maritim antarbangsa. Dua sumber itu juga menempatkan Makassar sebagai titik layanan arsip yang dikunjungi Fabio.
“Penelitian saya mengkaji sejarah maritim Sulawesi Selatan, diaspora Bugis-Makassar,” ujar Fabio Yuchung Lee, Peneliti National Tsing Hua University, dalam keterangan resmi Pemprov Sulsel pada 23 Juli 2026.
Arsip dipandang sebagai warisan
Pelaksana tugas Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulsel Muh Jufri menilai arsip daerah bukan sekadar dokumen, tetapi penanda identitas dan hubungan sejarah Sulsel dengan berbagai bangsa. Ia juga berharap lebih banyak peneliti internasional memakai arsip Sulsel sebagai rujukan ilmiah.
Dua sumber yang diperiksa belum memuat tenggat penyerahan atlas atau daftar arsip yang akan didigitalisasi lebih dulu. Artikel ini dibatasi pada tujuan riset, jenis arsip yang ditelusuri, dan tindak lanjut yang disebut resmi.



