Bupati Sidenreng Rappang Syaharuddin Alrif meninjau sawah di Arateng, Kelurahan Tellu Limpoe, Kecamatan Watang Pulu, yang terdampak kekeringan pada Senin, 31 Agustus 2026. Dalam kunjungan itu, ia menyerahkan 18 pompa air untuk dipakai bersama oleh kelompok tani.

Rilis resmi Pemkab Sidrap dan unggahan resmi Pemkab Sidenreng Rappang di Facebook menempatkan peristiwa yang sama pada sawah Arateng. Liputan ini terhubung dengan wilayah Sidenreng Rappang, rubrik Ekonomi, dan berita pasokan air sawah bersama Brimob.

Kita bawa 18 pompa.,” kata Syaharuddin Alrif, Bupati Sidrap, saat menyerahkan bantuan pompa air di Arateng Pemkab Sidrap pada 1 September 2026.

Ledeng dan danau disiapkan

Pemkab Sidrap menulis kebutuhan air tidak hanya akan ditopang dari saluran tersier. Syaharuddin menyebut pemerintah menyiapkan opsi pengaliran air dari jaringan ledeng bila debit memungkinkan, sekaligus mengoptimalkan air dari Danau Sidenreng untuk membantu sawah di sekitar Arateng.

Unggahan resmi Facebook Pemkab Sidenreng Rappang menguatkan sudut yang sama, yakni bantuan pompa dipakai menghadapi kekeringan akibat El Nino. Mammiri tidak menambah klaim hasil panen atau luas lahan karena dua sumber yang diperiksa tidak merinci angka tersebut.

Perpipaan dan jalan tani ikut dibahas

Rilis resmi juga menyebut bantuan perpipaan untuk pompa Serasi yang saat ini baru memiliki pipa sekitar 100 meter. Selain itu, Syaharuddin menyoroti kebutuhan penanganan sekitar 8 kilometer jalan tani, dengan sekitar 3 kilometer disebut sudah dipersiapkan untuk dikerjakan.

Artikel ini berbeda dari serap aspirasi petani Pitu Riawa karena fokusnya ada pada intervensi pompa, ledeng, dan jalan tani di Arateng pada akhir Agustus 2026.

Baca juga

Baca juga pasokan air sawah bersama Brimob, pompa air dan sumur bor untuk sawah kering Sulsel, dan arsip wilayah Sidenreng Rappang.