Sebanyak 10 ribu benih nila monoseks hasil Balai Benih Ikan Sidrap ditebar di kolam depan Kantor Bupati pada Senin, 24 Agustus 2026. Kegiatan berlangsung di Batu Lappa, Kecamatan Watang Pulu, dan dipimpin Wakil Bupati Nurkanaah.

Pemkab Sidrap menempatkan restocking itu sebagai bagian dari penguatan perikanan daerah. Laporan ini terhubung dengan wilayah Sidenreng Rappang, rubrik Ekonomi, dan berita pasokan pangan Sidrap ke Jeneponto.

Pelepasan benih ikan ini merupakan bagian dari upaya kita,” ujar Nurkanaah, Wakil Bupati Sidrap, saat menjelaskan tujuan restocking di kolam kantor bupati Pemkab Sidrap pada 24 Agustus 2026.

Restocking dikaitkan dengan pangan

Nurkanaah pada rilis resmi menyebut pelepasan benih itu berkaitan dengan ketahanan pangan dan upaya menekan inflasi. Pemkab juga memakai kolam kantor bupati sebagai contoh pemanfaatan lahan dan kolam yang produktif.

Unggahan resmi Pemkab Sidenreng Rappang di Facebook pada hari yang sama memuat judul dan fokus kegiatan yang serupa. Sumber pembanding itu menguatkan bahwa pelepasan benih diposisikan sebagai penguatan potensi perikanan Sidrap.

Empat BBI disebut menopang pasokan

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Sidrap Ahmad Dollah menjelaskan benih yang dilepas berasal dari pengembangan BBI daerah. Ia menyebut BBI itu tersebar di Passeno, Majelling, Lakessi, dan Dua Pitue.

Sudut berita ini berbeda dari karnaval alsintan Sidrap karena fokusnya berada pada produksi benih perikanan. Pembaca juga bisa menautkan isu ini ke smart farming untuk petani Sidrap.

Benih yang kita lepaskan sebanyak 10.000 ekor ikan nila.,” jelasnya Ahmad Dollah, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Sidrap, saat merinci jumlah benih yang ditebar Pemkab Sidrap pada 24 Agustus 2026.

Baca juga

Baca juga pasokan pangan Sidrap ke Jeneponto, smart farming untuk petani Sidrap, dan arsip wilayah Sidenreng Rappang.