SIDRAP
Malam kesenian HUT ke-81 Republik Indonesia di Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidenreng Rappang, dipakai Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif untuk menegaskan dua hal, kebersihan lingkungan dan pemerataan layanan dasar. Agenda Senin malam (17/8/2026) itu dirilis resmi Pemkab Sidrap pada Selasa pagi.
Artikel resmi Pemkab Sidrap dan unggahan Facebook resmi [Pemkab Sidenreng Rappang](https://www.facebook.com/PemkabSidenrengRappang/posts/-malam-kesenian-watang-pulu-tradisi-dan-kebersamaan-jadi-satumalam-kesenian-hut-/1469648615209716/) sama-sama menempatkan Watang Pulu sebagai lokasi kegiatan. Laporan ini terhubung dengan wilayah Sidenreng Rappang, rubrik Pemerintahan, dan berita detik-detik Proklamasi Sidrap.
“Jangan buang sampah sembarangan.,” pesannya Syaharuddin Alrif, Bupati Sidrap, saat mengingatkan warga pada malam kesenian Pemkab Sidrap pada 18 Agustus 2026.
Ajakan bersih dikaitkan dengan kerja warga
Pada rilis resminya, Syaharuddin tidak hanya berbicara soal kemeriahan malam kesenian. Ia mengaitkan kebersihan rumah, rumput di halaman, dan drainase dengan target mewujudkan Sidrap yang lebih tertata bila warga bergerak bersama.
Mammiri menulis ulang bagian ini dengan menahan unsur seremonial yang tidak menambah fakta baru. Fokus berita dibatasi pada seruan kebersihan yang muncul konsisten pada dua sumber terbuka dan masih relevan dengan situasi kemarau di sejumlah wilayah Sulsel.
Pemkab buka peluang bantu renovasi sekolah
Di forum yang sama, bupati juga menyinggung kondisi sekolah di kaki gunung yang menurutnya tidak boleh dibiarkan tertinggal. Pernyataan itu muncul saat ia membahas komitmen pemkab terhadap fasilitas pendidikan di wilayah kecamatan.
Baca juga ramah tamah Paskibraka Sidrap, penurunan bendera HUT RI di Sidrap, dan arsip wilayah Sidenreng Rappang.
“Kalau memang membutuhkan renovasi, kita akan bantu.,” tegasnya Syaharuddin Alrif, Bupati Sidrap, saat menyinggung fasilitas sekolah di kaki gunung Pemkab Sidrap pada 18 Agustus 2026.



