SIDRAP
Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif mengumpulkan kelompok tani Kecamatan Pitu Riawa di Baruga Rumah Jabatan Bupati, Kamis malam, 6 Agustus 2026. Rapat itu dipakai untuk memetakan kebutuhan air sawah saat kemarau masih berlangsung.
Situs resmi Pemkab Sidrap dan RRI Makassar sama-sama menulis forum ini sebagai ruang petani menyampaikan kebutuhan irigasi. Kabar ini terkait wilayah Sidenreng Rappang dan rubrik Ekonomi.
“Saya tahu semua kondisinya.,” ujar Syaharuddin Alrif, Bupati Sidrap, saat membuka forum Pemkab Sidrap pada 7 Agustus 2026.
Kemarau diperkirakan sampai September
RRI menulis Syaharuddin mengacu pada prediksi BMKG bahwa kemarau bisa bertahan hingga September 2026. Karena itu, pemda berupaya menjaga pasokan air bagi tanaman padi yang rata-rata baru berusia dua bulan.
Petani dalam rakor mengusulkan irigasi perpompaan, pompa bor, dan jaringan irigasi air tanah. Pemkab Sidrap menempatkan usulan itu sebagai bahan tindak lanjut lintas dinas.
Bendung Bulu Cenrana ikut dibahas
Situs resmi pemkab dan RRI sama-sama menulis Syaharuddin meninjau Bendung Bulu Cenrana sebelum rakor. Ia menyebut debit air sudah berada di bawah mercu bendung sehingga distribusi harus dioptimalkan cepat.
“Karena itu saya minta pintu air dibuka penuh.,” jelasnya Syaharuddin Alrif, Bupati Sidrap, saat membahas distribusi air Pemkab Sidrap pada 7 Agustus 2026.
Baca juga
Baca juga trade in Bright Gas bagi ASN Sidrap dan jalan Salodua-Anabana Sidrap untuk perkembangan pertanian dan layanan publik lain di kabupaten ini.



