MAMUJU
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Barat kembali menggelar capacity building wartawan di Ballroom Maleo Town Square, Mamuju, Rabu, 29 Juli 2026. Agenda ini diarahkan untuk memperkuat mutu liputan ekonomi di ruang digital.
Dua laporan RRI Mamuju pada hari yang sama sama-sama menulis materi pelatihan membahas jurnalisme lintas platform dan kebutuhan menjaga akurasi. Pembaca bisa menautkan kabar ini ke wilayah Mamuju, rubrik Ekonomi, dan arsip Sekolah Rakyat Mamuju untuk 270 siswa.
“Hari ini materinya sangat relevan,” ujar Erdi Fiat Gumilang, Deputi Kepala Perwakilan BI Sulbar, usai membuka kegiatan RRI Mamuju pada 29 Juli 2026.
Tema menautkan ekonomi dan platform digital
Laporan RRI pertama menekankan teknik jurnalistik yang sesuai dengan era digitalisasi. Laporan RRI kedua menyebut tema acara ialah transformasi jurnalisme ekonomi di era digital yang akurat, adaptif, dan berdampak.
Dari dua sudut itu terlihat BI Sulbar tidak hanya menyorot keterampilan menulis. Penyelenggara juga mendorong wartawan memahami distribusi informasi ekonomi agar pesan publik tidak terputus saat berpindah antarplatform.
Pelatihan diarahkan ke literasi publik
Erdi Fiat Gumilang pada dua liputan tersebut menekankan jurnalisme ekonomi yang baik perlu membantu publik memahami isu moneter, inflasi, dan ekonomi daerah. Karena itu, peningkatan kapasitas wartawan diposisikan sebagai bagian dari literasi publik.
Liputan ini berbeda dari gaji PPPK Sulbar disiapkan 12 bulan karena fokusnya bukan belanja daerah. Berita kali ini menyorot investasi BI Sulbar pada kualitas penyajian informasi ekonomi di Mamuju.
Baca juga
Baca juga Sulbar kejar UHC 99 persen lewat Jamsostek Award untuk agenda kebijakan sosial lain di provinsi ini. Arsip wilayah Mamuju memuat perkembangan ekonomi, hukum, dan pemerintahan di Sulawesi Barat.



