Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menyiapkan Sekolah Rakyat Mamuju untuk menampung 270 siswa saat masa hunian dimulai, Selasa. Kepastian itu disampaikan Sekda Sulbar Junda Maulana usai meninjau bangunan dan ruang belajar.

Pada saat yang sama, pemprov meminta zona proyek yang masih aktif dipisahkan dari asrama dan kelas. Pembaca bisa menautkan kabar ini ke wilayah Mamuju dan rubrik Gaya Hidup.

untuk kapasitas 270 orang itu sudah bisa ditempati,” ujar Junda Maulana, Sekretaris Daerah Sulawesi Barat, usai meninjau Sekolah Rakyat Mamuju RRI Mamuju pada 28 Juli 2026.

Pemprov minta area proyek dipisah

RRI Mamuju juga memuat arahan Junda agar area konstruksi diblok dan ditutup sekat rapat. Permintaan itu muncul karena sebagian pekerjaan fisik masih berjalan ketika siswa dijadwalkan mulai masuk.

Pemprov Sulbar menilai penyekatan dibutuhkan untuk menekan risiko keselamatan dan kebisingan. Rilis resmi pemprov menempatkan pemeriksaan kelayakan fasilitas sebagai alasan utama peninjauan lapangan hari ini.

Penetapan siswa masih diverifikasi

Junda menyebut daftar tambahan siswa, kepala sekolah, guru, tenaga pengaman, dan juru masak masih menunggu penetapan kementerian. Karena itu, izin pemakaian penuh belum dibuka sebelum unsur layanan tersebut lengkap.

Sudut ini berbeda dari usulan lahan Sekolah Rakyat di Mamuju Tengah yang membahas lokasi pengganti. Liputan Mamuju kali ini berfokus pada kesiapan bangunan, asrama, dan pembatas proyek.

Baca juga

Baca juga gaji PPPK Sulbar jadi 12 bulan di 2026 untuk kebijakan aparatur lain di pusat pemerintahan provinsi. Arsip wilayah Mamuju memuat liputan terbaru dari ibu kota Sulbar.