MAMUJU
Pemprov Sulawesi Barat menyiapkan dua bentuk bantuan pendidikan pada 2026: beasiswa untuk 950 siswa dan perlengkapan sekolah untuk 1.056 siswa. Kepala Disdikbud Sulbar Muhammad Nehru Sagena menjelaskan alokasi tersebut di Mamuju, Jumat, 11 September.
Jumlah gabungannya mencapai 2.006 peserta didik menurut Disdikbud. Angka itu merupakan alokasi program; laporan yang tersedia belum merinci bantuan yang sudah diterima setiap siswa.
Beasiswa mencakup prestasi dan afirmasi
Dari alokasi beasiswa, 350 penerima masuk kelompok prestasi: 160 dari SMA, 90 dari SMK, dan 100 dari SLB. Sebanyak 600 lainnya masuk kelompok afirmasi untuk siswa dari keluarga kurang mampu.
Pembagian afirmasi mencakup 240 siswa SMA, 230 siswa SMK, serta 130 siswa SLB. Nehru menyebut bantuan juga menjangkau peserta didik penyandang disabilitas.
“Serta beasiswa bagi anak-anak yang berasal dari keluarga tidak mampu dan difabel,” kata Muhammad Nehru Sagena, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulbar, dalam keterangan yang dimuat Discovery News pada 11 September 2026.
Perlengkapan disiapkan untuk 1.056 siswa
Alokasi perlengkapan mencakup 512 siswa SMA serta masing-masing 272 siswa pada jenjang SMK dan SLB. Kebutuhan yang disebut meliputi tas, buku, seragam, serta sepatu.
Nehru mengatakan keterbatasan anggaran membuat pemerintah memilih kelompok penerima prioritas. Bantuan belum dapat menjangkau semua siswa Sulbar yang membutuhkan dukungan pendidikan.
Program ini ditujukan untuk membantu siswa melanjutkan pendidikan dan mengurangi hambatan biaya keluarga. Jadwal penyaluran per sekolah serta nilai bantuan per siswa belum dicantumkan dalam kedua laporan.
Baca juga
Simak penyiapan guru PJJ untuk anak tidak sekolah dan persiapan Sekolah Rakyat Mamuju. Liputan kebijakan pendidikan tersedia di rubrik Pemerintahan.



