Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Sulawesi Barat memperkuat pendataan naskah kuno di enam kabupaten setelah FGD dan bimtek di Mamuju, Selasa. Langkah ini disiapkan sebelum identifikasi lapangan dan digitalisasi.

Rangkaian kegiatan melibatkan perwakilan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia dan filolog Muhlis Hadrawi. Pembaca bisa menautkan perkembangan ini ke wilayah Mamuju dan rubrik Budaya.

Naskah kuno bukan sekadar dokumen masa lalu,” ujar Mustari Mula, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Sulawesi Barat, saat membuka komitmen pelestarian Perpusip Sulbar pada 28 Juli 2026.

Perpusnas ikut dampingi daerah

Perpusip Sulbar menyebut peserta datang dari enam kabupaten, pemilik naskah, budayawan, dan perangkat perpustakaan daerah. Para narasumber menjelaskan identifikasi dipakai untuk membaca kondisi fisik, kandungan informasi, dan nilai sejarah tiap manuskrip.

RRI Mamuju menambahkan pendataan dipakai untuk mencatat kategori naskah, jenis aksara, bahan kertas, dan pemilik naskah. Sudut ini berbeda dari peneliti Taiwan yang menelusuri arsip Bugis Makassar karena liputan Sulbar berfokus pada inventarisasi naskah lokal sebelum penyelamatan digital.

Identifikasi lanjut disiapkan

Perpusip Sulbar menyebut forum ini menghasilkan rekomendasi identifikasi lapangan terhadap beberapa naskah yang telah diinventarisasi. Tindak lanjut itu dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026 untuk memperkuat data kondisi dan nilai penting manuskrip.

RRI memuat penegasan Mustari Mula bahwa pendataan dilakukan setelah identifikasi awal. Dua sumber yang diperiksa belum memuat daftar naskah per kabupaten, sehingga Mammiri membatasi tulisan pada tahapan kerja, pihak yang terlibat, dan rencana tindak lanjut yang sudah diumumkan.

Setelah dilakukan identifikasi, dilakukanlah pendataan,” kata Mustari Mula, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Sulawesi Barat, saat diwawancarai RRI Mamuju RRI Mamuju pada 29 Juli 2026.

Baca juga

Baca juga Dispusarsip Sulsel gelar literasi anak HAN 2026 untuk kegiatan arsip dan perpustakaan lain di kawasan ini. Arsip wilayah Mamuju memuat berita terbaru dari pusat pemerintahan Sulbar.