Badan Penghubung Daerah Provinsi Sulawesi Barat mematangkan persiapan pementasan budaya Legenda Lasalaga di Anjungan Sulawesi Barat, Taman Mini Indonesia Indah. Cerita yang diangkat berasal dari Kerajaan Mamuju dan disiapkan sebagai bagian dari promosi budaya Sulawesi Barat di tingkat nasional.

Berita resmi Humas Sulbar dan unggahan Instagram Badan Penghubung Sulbar sama-sama menulis rapat persiapan berlangsung pada Rabu, 29 Juli 2026. Liputan ini terhubung dengan wilayah Mamuju, rubrik Budaya, dan arsip pendataan naskah kuno Sulbar.

menjadi media edukasi,” kata Nurul Farasmy, Kepala Subbidang Promosi, Informasi, dan Investasi Daerah, dalam keterangan resmi Humas Sulbar pada 30 Juli 2026.

Pemeran dan latihan disusun

Rapat dipimpin Nurul Farasmy bersama pelatih tetap Sanggar Pelayar Sandeq, Hardianti. Agenda rapat meliputi penentuan pemeran, penyusunan jadwal latihan, pendalaman karakter, koreografi, dan aspek artistik agar alur cerita dapat tersampaikan dengan baik kepada penonton.

Unggahan Instagram Badan Penghubung Sulbar menegaskan topik yang sama, yaitu diskusi untuk menentukan pemeran dan menyiapkan konsep pertunjukan yang akan ditampilkan di TMII. Kesesuaian dua sumber itu membuat rincian persiapan dapat dipastikan tanpa menambah klaim di luar yang diumumkan resmi.

Promosi budaya dari Mamuju

Dalam berita resminya, Pemprov Sulbar menempatkan pementasan ini sebagai bagian dari pelestarian budaya sekaligus promosi daerah kepada masyarakat luas. Fokus itu sejalan dengan upaya memperkenalkan kisah dari Kerajaan Mamuju melalui panggung budaya di ibu kota.

Baca juga revalidasi Geopark Maros Pangkep untuk konteks pelestarian warisan lain di Sulawesi. Arsip rubrik Budaya memuat liputan seni, arsip, dan ruang budaya lain dari Sulsel serta Sulbar.

Persiapan pementasan Legenda Lasalaga terus dimatangkan,” menulis Badan Penghubung Sulbar, Keterangan unggahan resmi, di akun Instagram lembaga Instagram Badan Penghubung Sulbar pada 29 Juli 2026.