MAMUJU
Perpusip Sulbar memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial atau TPBIS 2026 dari Mamuju pada Kamis, 30 Juli 2026. Kegiatan nasional ini digelar Perpusnas secara daring dan diikuti jajaran Perpusip Sulbar dari ruang rapat dinas.
Berita ini terhubung dengan wilayah Mamuju, rubrik Budaya, dan liputan perpustakaan keliling di Tapandullu yang sama-sama bergerak pada penguatan literasi warga.
“Transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial merupakan langkah nyata.,” ujar Mustari Mula, Kepala Dinas Perpusip Sulbar, saat menjelaskan arah TPBIS Perpusip Sulbar pada 30 Juli 2026.
Forum dipakai menyamakan arah
Perpusip Sulbar menulis forum ini dipakai untuk menyelaraskan implementasi TPBIS dengan kebijakan nasional dan daerah. Unggahan resmi akun Instagram Perpusip Sulbar juga menegaskan tema kolaborasi lintas sektor sebagai inti kegiatan.
Karena dua sumber mengarah pada pesan yang sama, Mammiri membatasi tulisan pada tujuan forum, pihak yang terlibat, dan manfaat yang diumumkan terbuka. Redaksi tidak menambah rincian rapat internal yang tidak dipublikasikan.
Perpustakaan desa ikut dibawa masuk
Rilis resmi menempatkan perpustakaan desa dan kelurahan sebagai bagian penting dalam keberlanjutan program. Arah ini memperlihatkan TPBIS tidak berhenti pada perpustakaan provinsi, tetapi dihubungkan ke layanan yang paling dekat dengan warga.
Liputan ini berbeda dari pendataan naskah kuno Perpusip Sulbar karena fokusnya pada pengembangan layanan inklusif. Mammiri menulis ulang fokus itu agar pembaca melihat hubungan antara forum nasional dan layanan literasi lokal.
Baca juga
Baca juga Perpusip Sulbar bawa perpustakaan keliling ke Tapandullu dan literasi anak HAN 2026 di Sulsel untuk agenda perpustakaan lain di kawasan ini.



