Dispusarsip Sulsel memperingati Hari Anak Nasional atau HAN ke-42 dengan kegiatan literasi bagi anak di Makassar. Agenda itu memadukan read aloud, tanya jawab, permainan literasi, dan kunjungan ke layanan PP IPTEK.

Artikel ini terhubung dengan wilayah Makassar, rubrik Gaya Hidup, dan liputan peneliti Taiwan di arsip Sulsel yang sama-sama menyorot peran lembaga arsip dan perpustakaan.

Anak-anak yang rajin membaca akan memiliki wawasan yang luas.,” kata Muh Jufri, Pelaksana Tugas Kepala Dispusarsip Sulsel, dalam keterangan yang dimuat ANTARA Makassar pada 24 Juli 2026.

Belajar dibuat menyenangkan

ANTARA dan laman Pemprov Sulsel sama-sama menyebut kegiatan dirancang untuk menumbuhkan minat baca sejak dini. Anak-anak diajak belajar lewat aktivitas yang lebih ringan, bukan hanya duduk membaca di ruang perpustakaan.

Rincian agenda yang terbuka mencakup sesi read aloud interaktif, permainan literasi, serta kunjungan ke pusat peraga ilmu pengetahuan dan teknologi. Redaksi membatasi artikel pada kegiatan yang muncul di dua sumber tersebut.

Perpustakaan ditegaskan sebagai rumah belajar

Muh Jufri menempatkan perpustakaan sebagai ruang terbuka bagi anak untuk belajar, berkarya, dan membangun karakter. Sumber resmi Pemprov Sulsel juga menyebut kegiatan digelar di UPT Perpustakaan Dispusarsip Sulsel pada Kamis, 23 Juli 2026.

Dua sumber yang diperiksa belum memuat jumlah peserta, sekolah asal, atau kelanjutan program setelah HAN. Karena itu artikel ini tidak menambahkan angka yang belum diumumkan resmi.

Perpustakaan hadir sebagai rumah belajar yang terbuka bagi semua anak.,” ujar Muh Jufri, Pelaksana Tugas Kepala Dispusarsip Sulsel, saat menjelaskan fungsi perpustakaan ANTARA Makassar pada 24 Juli 2026.