MAMUJU
Badan Penghubung Daerah Provinsi Sulawesi Barat menghadiri serah terima lulusan IPDN Angkatan XXXIII di Jatinangor, Rabu. Prosesi itu menghubungkan kampus, Kemendagri, dan pemerintah daerah tujuan penempatan alumni.
Pemprov Sulbar menilai serah terima ini penting untuk menyiapkan aparatur baru. Penekanannya ada pada integritas, profesionalisme, dan kesiapan melayani warga setelah kembali ke daerah.
“Serah terima lulusan IPDN ini bukan sekadar seremoni,” ujar Gemilang Sukma, Kepala Badan Penghubung Daerah Sulawesi Barat, dalam keterangan resminya Pemprov Sulbar pada 30 Juli 2026.
Alumni diminta adaptif
Gemilang Sukma meminta alumni baru menjadi aparatur yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Ia juga menekankan kolaborasi dan inovasi saat para lulusan kembali bertugas di Sulbar.
Laporan pembanding sulbar.99news.id memuat pokok pesan yang sama. Karena itu, artikel ini dibatasi pada mandat yang terbuka dan kaitannya dengan mutu pelayanan publik di Sulbar.
“Jadilah aparatur yang adaptif terhadap perkembangan zaman,” kata Gemilang Sukma, Kepala Badan Penghubung Daerah Sulawesi Barat, saat memberi pesan kepada alumni Pemprov Sulbar pada 30 Juli 2026.
Sulbar kaitkan dengan misi layanan
Pemprov Sulbar mengaitkan penempatan alumni dengan penguatan tata kelola pemerintahan yang akuntabel. Kebutuhan itu sejalan dengan agenda layanan publik yang rutin muncul pada arsip wilayah Mamuju.
Berita ini berbeda dari pembahasan PKS data kependudukan Sulbar. Fokusnya bukan sistem data, melainkan pasokan aparatur baru yang akan masuk ke birokrasi daerah.
Baca juga
Baca juga Sulbar kejar UHC 99 persen lewat Jamsostek Award untuk melihat prioritas layanan lain di Pemprov Sulbar. Arsip rubrik Pemerintahan memuat pembaruan birokrasi, regulasi, dan layanan warga terbaru.



