Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulawesi Barat membuka masa pengenalan lingkungan sekolah bagi 450 siswa di Mamuju, Senin, 7 September 2026. Sekretaris Daerah Sulbar Junda Maulana membuka kegiatan tersebut.

Peserta terdiri atas 270 siswa baru dan 180 siswa rintisan pada jenjang SD, SMP, serta SMA. Kemenag Sulbar menyebut mayoritas peserta didik berasal dari keluarga kurang mampu.

Pembukaan berlangsung di aula sekolah dan dihadiri Firmansyah, perwakilan Kementerian Sosial. Kepala Bidang Madrasah Syamsul hadir mewakili Kanwil Kemenag Sulbar.

Sekolah memakai katering sementara

Junda menyatakan ruang kelas, asrama, dan perabot sekolah mencukupi kebutuhan 450 siswa. Pekerjaan fisik belum seluruhnya selesai, sehingga penyelesaiannya dipisahkan dari kegiatan belajar.

Untuk konsumsi siswa, sekolah masih menggunakan katering karena dapurnya belum siap beroperasi. Junda mengatakan makanan diberikan tiga kali sehari.

Sementara ini pakai katering karena pemasaknya belum ada,” kata Junda Maulana, Sekretaris Daerah Sulawesi Barat, dalam penggalan pernyataan pada rilis kegiatan Pemprov Sulbar pada 7 September 2026.

Junda meminta pembinaan karakter

Junda meminta guru membina kemandirian dan budi pekerti siswa selama pendidikan berasrama. Ia juga meminta siswa menunjukkan bakat mereka agar guru dapat membantu mengembangkannya.

Baca juga

Pembukaan ini mengikuti peninjauan kesiapan MPLS pada 31 Agustus. Ikuti perkembangan layanan pendidikan dalam rubrik Pemerintahan dan arsip Mamuju.