Plt Kasatgaswil Sulawesi Barat Densus 88 AT Polri, AKBP Soffan Ansyari, mengajak kepala KUA dan penghulu dari Kabupaten Mamasa serta Mamuju memperkuat kolaborasi mencegah IRET dan Narasi Violent Extremism, atau NVE. Ajakan itu disampaikan pada kegiatan peningkatan SDM penghulu di KUA Kecamatan Aralle, Mamasa, Kamis (6/8/2026).

Laporan ini terkait wilayah Mamasa, wilayah Mamuju, rubrik Hukum, dan arsip dzikir kebangsaan Kemenag Polman karena sama-sama menyorot penguatan moderasi dan ketahanan sosial.

Kepala KUA dan para penghulu adalah garda terdepan.,” tegasnya Soffan Ansyari, Plt Kasatgaswil Sulbar Densus 88 AT Polri, saat memaparkan peran KUA dan penghulu di Aralle Kanwil Kemenag Sulbar pada 6 Agustus 2026.

Pencegahan jadi fokus utama

Soffan Ansyari menempatkan penguatan moderasi beragama, literasi keagamaan, dan deteksi dini sebagai pendekatan yang lebih efektif daripada penindakan semata. Rilis resmi Kemenag Sulbar menulis kegiatan ini juga dihadiri Kepala Kemenag Mamasa, Kapolsek Mambi, para kepala KUA, dan penghulu dua kabupaten.

Mammiri membatasi berita ini pada isi penguatan yang terbuka pada tiga rilis Kemenag Sulbar. Redaksi tidak menambah materi teknis pelatihan karena kurikulumnya tidak dipublikasikan rinci pada halaman yang diperiksa.

Kemenag minta sinergi berlanjut

Dua rilis Kemenag Sulbar lain pada hari yang sama menempatkan kegiatan penghulu di Aralle sebagai agenda peningkatan kompetensi aparatur. Kepala Bidang Bimas Islam, Misbahuddin, menegaskan penghulu juga berperan menjaga ketahanan keluarga dan kerukunan masyarakat.

Pembukaan resmi kegiatan oleh Kakanwil Kemenag Sulbar memperkuat bahwa forum ini tidak hanya membahas layanan nikah, tetapi juga wawasan kebangsaan dan ketahanan sosial di Sulawesi Barat.

Kolaborasi ini menjadi langkah nyata.,” ungkap Misbahuddin, Kepala Bidang Bimas Islam Kanwil Kemenag Sulbar, saat menilai sinergi Kemenag dan Densus 88 Kanwil Kemenag Sulbar pada 6 Agustus 2026.

Baca juga

Baca juga dzikir kebangsaan Kemenag Polman, Sekolah Rakyat Mamuju untuk 270 siswa, dan arsip wilayah Mamasa.