Bawaslu Kabupaten Sinjai membahas penguatan sinergi dengan pemerintah kabupaten menjelang tahapan Pemilu 2029. Audiensi itu berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Sinjai pada Senin, 31 Agustus 2026.

Humas Sinjai dan unggahan resmi Pemerintah Kabupaten Sinjai di Facebook sama-sama menyorot isu netralitas aparatur sebagai fokus awal koordinasi. Liputan ini terkait wilayah Sinjai, rubrik Hukum, dan artikel Ratnawati kembali lantik pejabat Sinjai.

pelibatan Bawaslu dalam kegiatan pemerintah daerah yang berkaitan dengan demokrasi,” kata Muhammad Arsal Arifin, Ketua Bawaslu Sinjai, saat menjelaskan bentuk koordinasi dengan pemerintah daerah Humas Sinjai pada 31 Agustus 2026.

Mitigasi pelanggaran jadi start

Arsal menempatkan mitigasi pelanggaran sebagai langkah awal, terutama pada netralitas ASN. Rilis resmi juga menulis sosialisasi dan edukasi akan menjadi bagian dari pola kerja bersama dengan pemerintah daerah.

Unggahan Facebook pemerintah kabupaten menguatkan ringkasan agenda dan pelaku audiensi yang sama. Mammiri membatasi naskah ini pada isu netralitas, bentuk koordinasi, dan arah sosialisasi yang sudah diumumkan terbuka.

Start kita adalah bagaimana melakukan mitigasi pelanggaran,” jelas Muhammad Arsal Arifin, Ketua Bawaslu Sinjai, saat menerangkan fokus awal sinergi menjelang Pemilu 2029 Humas Sinjai pada 31 Agustus 2026.

Kepala desa ikut dibahas

Rilis resmi menambahkan pembahasan juga menyentuh netralitas kepala desa dan perangkat desa. Namun, bentuk rinci kegiatan bersama dengan OPD terkait disebut masih akan dirumuskan lebih lanjut.

Sudut ini berbeda dari rehabilitasi irigasi SIPURI di Sinjai yang berfokus pada infrastruktur. Berita kali ini menyorot koordinasi pengawasan demokrasi dan tata kelola aparatur.

Baca juga

Baca juga Ratnawati kembali lantik pejabat Sinjai, rehabilitasi irigasi SIPURI di Sinjai, dan arsip wilayah Sinjai.