Mahasiswa KKN Tematik Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin menutup rangkaian pengabdian di Desa Tanete, Kecamatan Maritengngae, Sidrap, dengan seminar hasil pada Kamis, 13 Agustus 2026. Program yang dibawa kelompok ini berfokus pada pemilahan sampah rumah tangga untuk memperkuat keberlanjutan bank sampah TPS 3R desa.

Laporan ini terhubung dengan wilayah Sidenreng Rappang, rubrik Pemerintahan, dan arsip program kesehatan KKN di Desa Kanie.

Kami menyesuaikan program dengan potensi dan kebutuhan masyarakat Desa Tanete.,” ujar Yolan, Koordinator Desa KKN-T 116 Unhas, saat memaparkan hasil pengabdian di Desa Tanete Pemkab Sidrap pada 14 Agustus 2026.

Bank sampah jadi fokus utama

Rilis resmi menyebut pemilahan sampah rumah tangga menjadi program utama kelompok KKN karena diarahkan mendukung pengelolaan Bank Sampah TPS 3R Desa Tanete. Seminar akhir dipakai untuk menjelaskan capaian lapangan dan peluang kelanjutan program setelah mahasiswa ditarik.

Unggahan Facebook resmi Pemkab Sidenreng Rappang yang menampilkan momen pamitan mengulang bahwa pengabdian berjalan selama sebulan. Mammiri membatasi artikel ini pada program yang dinyatakan terbuka, tanpa menambahkan klaim kuantitatif pengurangan sampah yang belum diumumkan resmi.

Desa minta manfaat dijaga

Kepala Desa Tanete dalam rilis yang sama menyebut beberapa kegiatan mahasiswa membantu masyarakat, termasuk sosialisasi di sekolah dasar. Penekanan pada keberlanjutan program menunjukkan pemerintah desa ingin ada tindak lanjut setelah mahasiswa selesai bertugas.

Sumber yang diperiksa tidak merinci jumlah peserta seminar akhir atau volume sampah yang sudah diolah. Karena itu, redaksi menulis artikel ini sebagai laporan penutupan program, bukan evaluasi statistik bank sampah desa.

Baca juga

Baca juga kontribusi KKN kesehatan di Wanio, rubrik Pemerintahan, dan arsip wilayah Sidenreng Rappang.