Mahasiswa KKN Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat atau KKN-PK 69 Universitas Hasanuddin menutup masa pengabdian sebulan di Desa Kanie, Kecamatan Maritengngae, Sidrap, dengan seminar hasil pada Kamis, 13 Agustus 2026. Forum itu dipakai untuk memaparkan program kesehatan dan pemberdayaan yang sudah dijalankan bersama warga, kader posyandu, dan Puskesmas Pangkajene.

Rilis utama Pemkab Sidrap dan rilis pendamping tentang program skrining KANIE SEHAT sama-sama menunjukkan fokus pengabdian berada pada deteksi dini penyakit tidak menular dan edukasi hidup sehat. Laporan ini terkait wilayah Sidenreng Rappang, rubrik Kesehatan, dan berita Jembatan Garuda Merah Putih di Desa Kanie.

Kehadiran mahasiswa memberikan pengetahuan baru kepada masyarakat.,” ujar Abdul Majid, Kepala Desa Kanie, dalam seminar hasil KKN-PK 69 di Desa Kanie Pemkab Sidrap pada 14 Agustus 2026.

Skrining posyandu jadi pijakan evaluasi

Artikel pendamping yang terbit pada 6 Agustus 2026 mencatat mahasiswa KKN menggelar skrining hipertensi, gula darah, asam urat, kolesterol, dan antropometri di dua posyandu Desa Kanie. Seminar hasil pekan ini menjadi ruang untuk menunjukkan bahwa rangkaian pemeriksaan itu sudah diterjemahkan menjadi laporan lapangan dan bahan tindak lanjut untuk puskesmas.

Perwakilan Puskesmas Pangkajene pada forum yang sama meminta laporan kegiatan diserahkan agar keberlanjutan program dapat disusun setelah mahasiswa selesai bertugas. Mammiri membatasi artikel ini pada hasil seminar, program kesehatan yang benar-benar disebut terbuka, dan tindak lanjut yang diucapkan di forum resmi desa.

Baca juga

Baca juga kontribusi mahasiswa KKN kesehatan di Wanio, arsip wilayah Sidenreng Rappang, dan rubrik Kesehatan untuk mengikuti program pelayanan warga lain di Sidrap.