SIDRAP
Pemkab Sidrap menyiapkan komoditas pertanian, produk usaha mikro kecil dan menengah atau UMKM, serta miniatur kincir angin untuk dibawa ke APKASI Otonomi Expo 2026. Persiapan itu dibahas dalam rapat yang dipimpin Wakil Bupati Sidrap Nurkanaah pada Rabu, 12 Agustus 2026.
Artikel resmi Pemkab Sidrap dan unggahan Facebook resmi [Pemkab Sidenreng Rappang](https://www.facebook.com/PemkabSidenrengRappang/photos/1464507795723798/) sama-sama menempatkan expo ini sebagai panggung nasional promosi daerah. Laporan ini terhubung dengan wilayah Sidenreng Rappang, rubrik Ekonomi, dan arsip panen PM-AAS Sidrap.
“Kita harus mempersiapkan banyak barang yang akan ditampilkan di sana,,” ujar Nurkanaah, Wakil Bupati Sidrap, saat memimpin rapat persiapan APKASI Expo Pemkab Sidrap pada 13 Agustus 2026.
Beras dan UMKM masuk daftar utama
Rilis resmi menyebut sektor pertanian diminta menyiapkan beras dan contoh komoditas unggulan lain sebagai wajah Sidrap di arena expo. Produk olahan seperti abon ikan, olahan ayam, telur, dan UMKM lain juga masuk daftar pertimbangan yang akan dibawa.
Unggahan Facebook resmi yang terindeks publik pada 13 Agustus 2026 mengulang ajakan membawa potensi Sidrap ke panggung nasional. Mammiri membatasi artikel ini pada jenis produk, jadwal expo, dan lokasi kegiatan yang muncul sama pada dua sumber terbuka.
Miniatur kincir angin disiapkan jadi ikon
Miniatur kincir angin disebut sebagai salah satu representasi identitas Sidrap yang akan dipertimbangkan untuk dipamerkan. Expo itu dijadwalkan berlangsung pada 27 sampai 29 Agustus 2026 di Hall 3-3A ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten.
Baca juga arsip wilayah Sidenreng Rappang, rubrik Ekonomi, dan berita pengolahan sawah IP300 di Desa Botto.



