Panen raya padi di Desa Sumpang Mango, Kecamatan Dua Pitue, Sidrap, mencatat hasil ubinan 10,7 ton per hektare pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif memimpin kegiatan itu dan ikut mengoperasikan combine harvester di lokasi panen.

Laporan ini terhubung dengan wilayah Sidenreng Rappang, rubrik Ekonomi, dan arsip program PM-AAS di Wala dan Lakessi.

Semua petani di Sidrap harus dapat 10 ton per hektare.,” ujar Syaharuddin Alrif, Bupati Sidrap, saat panen raya di Desa Sumpang Mango Pemkab Sidrap pada 15 Agustus 2026.

Hasil ubinan dipakai jadi patokan

Pemkab Sidrap menulis angka 10,7 ton per hektare berasal dari ubinan Balai Penyuluhan Pertanian setempat. Katasulsel memuat angka yang sama dan menautkannya dengan target produksi padi kabupaten hingga 1 juta ton per tahun.

Syaharuddin menempatkan Sumpang Mango sebagai contoh untuk hamparan sawah lain di Sidrap. Ia mengaitkan target itu dengan luas sawah sekitar 52 ribu hektare yang ingin didorong ke produktivitas 10 ton per hektare.

Pupuk, air, dan OPLAH disiapkan

Rilis resmi juga menekankan dukungan pupuk, pengaturan air, pendampingan, dan stabilitas harga gabah sebagai bagian dari dorongan produktivitas. Pada artikel yang sama, Pemkab Sidrap menyebut bantuan OPLAH nonsawah 112 hektare sudah direalisasikan di wilayah tersebut pada 2025.

Kepala Desa Sumpang Mango, Jamaluddin, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah daerah kepada petani. Mammiri membatasi naskah ini pada hasil ubinan, target produksi, dan dukungan yang muncul sama pada dua sumber terbuka.

Baca juga

Baca juga cek sawah Watang Sidenreng saat kemarau, rubrik Ekonomi, dan arsip wilayah Sidenreng Rappang.