Pemkab Pinrang menggelar Shalat Istisqa di halaman kantor bupati pada Senin ketika kemarau memanjang mulai menekan pertanian. Ribuan aparatur sipil negara dan warga ikut dalam doa bersama itu.

Keterangan resmi Prokopim Pinrang di Instagram dan laporan ANTARA sama-sama menempatkan ibadah ini sebagai ikhtiar menghadapi kekeringan. Pembaca bisa menautkan kabar ini dengan wilayah Pinrang, rubrik Pemerintahan, dan liputan panen raya serta kekeringan di Sidrap.

Dengan penuh keikhlasan mari kita berdoa semoga Allah SWT memberikan berkah hujan untuk Kabupaten Pinrang,” ajak Irwan Hamid, Bupati Pinrang, sebelum pelaksanaan shalat Instagram Prokopim Pinrang pada 27 Juli 2026.

Doa dan langkah teknis berjalan bersama

Unggahan resmi Pemkab Pinrang menulis pemerintah daerah tidak hanya mengandalkan doa bersama. ANTARA juga mencatat pemkab menyiapkan pemeliharaan irigasi dan pompanisasi untuk membantu sawah yang mulai tertekan cuaca kering.

Dua sumber terbuka yang diperiksa belum memuat luas lahan yang terdampak atau jumlah pompa yang disiapkan. Redaksi karena itu membatasi tulisan pada agenda istisqa, alasan pelaksanaan, dan langkah teknis yang disebut terbuka.

Pertanian jadi perhatian utama

Bupati Pinrang pada unggahan resmi Prokopim menempatkan hujan sebagai kebutuhan mendesak bagi petani. ANTARA menulis sudut yang sama dengan mengaitkan ibadah ini dengan musim kemarau yang berkepanjangan di daerah pertanian.

Artikel ini berbeda dari komitmen Jamsostek untuk pekerja rentan di Luwu karena fokusnya ada pada respons pemerintah menghadapi cuaca kering dan dampaknya ke sawah.

Baca juga

Baca juga strategi panen dan kekeringan di Sidrap untuk konteks pertanian lain saat musim kering. Arsip rubrik Pemerintahan memuat layanan publik, bantuan, dan keputusan kepala daerah di Sulsel serta Sulbar.