MAKASSAR
BMKG Sulawesi Selatan mengeluarkan peringatan dini angin kencang untuk 18 sampai 20 Agustus 2026 dengan kecepatan 20 sampai 25 knot atau sekitar 37 sampai 46 kilometer per jam. Informasi yang diperiksa Mammiri menunjukkan sejumlah wilayah masuk kategori waspada, termasuk Gowa, Kepulauan Selayar, Pinrang, dan Sidrap.
Laporan [RRI Makassar](https://rri.co.id/makassar/regional/2658933/angin-kencang-46-kmjam-mengancam-sejumlah-wilayah-sulsel) dan halaman resmi BMKG sama-sama menempatkan Sulsel pada jalur peringatan dini. Artikel ini terhubung dengan wilayah Gowa, wilayah Kepulauan Selayar, dan rubrik Pemerintahan.
“WASPADA 20 - 25 knot, 37 - 46 km/jam.,” menulis BMKG Sulawesi Selatan, Peringatan dini cuaca, pada kanal resmi potensi cuaca ekstrem BMKG pada 18 Agustus 2026.
Daftar wilayah meluas sampai 20 Agustus
RRI Makassar menulis wilayah waspada pada Selasa, 18 Agustus, meliputi Bantaeng, Jeneponto, Takalar, Gowa, Kepulauan Selayar, Pinrang, dan Sidrap. Untuk Rabu dan Kamis, daftar itu meluas dengan tambahan Parepare dan Maros pada pembaruan yang dibacakan dari kanal resmi BMKG Sulsel.
Mammiri membatasi berita ini pada wilayah, rentang tanggal, dan kategori kecepatan angin yang sama-sama terbaca pada dua sumber. Redaksi tidak menambah prediksi dampak rinci per kabupaten karena halaman yang diperiksa tidak memuat tingkat kerusakan atau titik kejadian spesifik.
Imbauan relevan pada musim kemarau
Peringatan angin kencang ini datang saat sejumlah daerah di Sulsel juga menghadapi tekanan musim kemarau. Karena itu, informasi cuaca ekstrem relevan bagi nelayan, pengguna transportasi ringan, dan warga di area terbuka yang rawan pohon tumbang atau gangguan papan reklame.
Baca juga peringatan udara panas Sulsel, pompa air dan sumur bor untuk sawah kering, dan arsip wilayah Pinrang.



