MAMUJU TENGAH
Sidokkes Polres Mamuju Tengah menguji sampel makanan program Makan Bergizi Gratis atau MBG di SPPG Tobadak Mahahe untuk memastikan menu yang akan dibagikan aman dikonsumsi. ANTARA dan Suwarta sama-sama menulis pemeriksaan ini dilakukan sebagai langkah pencegahan sebelum makanan disalurkan kepada penerima manfaat.
Perkembangan ini terkait dengan wilayah Mamuju Tengah, rubrik Kesehatan, dan pembaruan pelatihan keamanan pangan SPPG MBG oleh BBPOM Makassar. Sudutnya berbeda dari liputan pelatihan karena fokus berita sekarang berada pada uji sampel menu siap saji di dapur layanan.
“aman, layak konsumsi dan memenuhi standar keamanan pangan,” kata Ari Prayitno, Kapolres Mamuju Tengah, saat menjelaskan tujuan pemeriksaan Sidokkes ANTARA pada 24 Agustus 2026.
Arsenik sampai formalin dinyatakan negatif
ANTARA menulis petugas memeriksa nasi putih, tahu goreng, ayam saus, tumis buncis, dan buah semangka. Untuk pengujian kimiawi, Sidokkes memakai reagen terhadap arsenik, sianida, nitrit, dan formalin.
Suwarta menulis seluruh parameter yang diuji menunjukkan hasil negatif. Uji organoleptik pada bentuk, warna, dan bau makanan juga disebut normal sehingga redaksi tidak menambah kesimpulan lain di luar hasil yang dibuka dua sumber tersebut.
Pengawasan jadi langkah preventif
Dua sumber itu sama-sama menempatkan pemeriksaan sebagai pengawasan sebelum distribusi, bukan respons atas temuan keracunan. ANTARA menulis Kapolres Mamuju Tengah mengapresiasi pemeriksaan menyeluruh yang dilakukan personel Sidokkes di dapur layanan.
Laporan ini berbeda dari Sekolah Rakyat Mamuju Tengah karena peristiwa yang dibahas berada di dapur MBG Desa Mahahe dan menyangkut keamanan pangan, bukan pembangunan sarana pendidikan.
Baca juga
Baca juga pelatihan keamanan pangan SPPG MBG oleh BBPOM Makassar, Sekolah Rakyat Mamuju Tengah, dan arsip wilayah Mamuju Tengah.



