Kementerian Dalam Negeri mempertemukan pemerintah daerah se-Sulawesi untuk membahas pengembangan potensi ekonomi di Makassar, Jumat, 18 September 2026. Lokasi pertemuan berada di Ruang Pola, Kantor Gubernur Sulawesi Selatan.

Sekretaris Daerah Sulsel Jufri Rahman memandu pembahasan mengenai kondisi ekonomi dan kerja sama antardaerah. Ia meminta pemerintah menggunakan data saat menyusun kebijakan pengelolaan sumber daya.

Jufri meminta kerja sama antardaerah

Jufri menilai pertumbuhan daerah memerlukan hubungan ekonomi dengan daerah lain. Menurutnya, konektivitas dan investasi lintas wilayah perlu ditopang kerja sama pemerintah.

Tidak ada suatu daerah yang bisa tumbuh optimal kalau berjalan sendiri,” kata Jufri Rahman, Sekretaris Daerah Sulawesi Selatan, sebagaimana dimuat Pemprov Sulsel pada 18 September 2026.

Forum membahas statistik dan anggaran

Narasumber forum mencakup Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya serta Wakil Kepala BPS Sonny Harry Budiutomo Harmadi. Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan Bappenas Medrilzam juga menyampaikan materi.

Rilis Pemprov Sulsel menyebut pembahasan mencakup pemahaman statistik ekonomi dan kinerja pembangunan daerah. Pedomanrakyat melaporkan arahan agar kepala daerah mengenali sektor unggulan serta mengarahkan belanja publik untuk mendukung produktivitas.

Bupati Sinjai Ratnawati Arif turut hadir dalam rakor tersebut. Ia menyebut pengembangan UMKM, pertanian, perikanan, jasa, dan pariwisata sebagai bagian dari prioritas Pemkab Sinjai.

Laporan yang tersedia memuat arahan dan komitmen pemerintah. Belum ada rincian keputusan anggaran baru atau jadwal pelaksanaan bersama yang diumumkan dalam laporan tersebut.

Baca juga

Baca laporan kerja sama Sinjai dan Samarinda. Kabar kebijakan lainnya tersedia di rubrik Pemerintahan dan halaman Makassar.