SINJAI
Bupati Sinjai Ratnawati Arif bertemu Wali Kota Samarinda Andi Harun di Kantor Wali Kota Samarinda pada Rabu, 2 September 2026. Pertemuan itu dipakai untuk membahas penguatan sinergi pembangunan dan kemungkinan kerja sama antardaerah.
Humas Sinjai dan Protokol Sinjai sama-sama menempatkan agenda ini sebagai pertemuan resmi di sela kegiatan Ratnawati di Kalimantan Timur. Berita ini terkait wilayah Sinjai, rubrik Pemerintahan, dan artikel Ratnawati kembali melantik pejabat Pemkab Sinjai.
“Silaturahmi ini bukan sekadar ajang kumpul,,” ujar Ratnawati Arif, Bupati Sinjai, saat pertemuan dengan Wali Kota Samarinda Humas Sinjai pada 2 September 2026.
Studi banding PAD ikut dibahas
Rilis resmi menyebut Pemkab Sinjai ingin mempelajari langkah Samarinda dalam meningkatkan pendapatan asli daerah atau PAD. Selain itu, kedua pihak juga membahas potensi kerja sama pada sektor pertanian dan peternakan.
Karena dua sumber terbuka belum memuat rancangan kesepakatan tertulis atau target anggaran, Mammiri membatasi tulisan pada arah pembicaraan yang sudah diumumkan resmi. Fokusnya ada pada sinergi pembangunan, studi banding PAD, dan peluang kolaborasi sektor riil.
Ikatan perantau dorong kolaborasi
Protokol Sinjai menulis pertemuan ini terhubung dengan agenda pelantikan DPW HIMAS Kaltim periode 2026 sampai 2031. Dalam konteks itu, kedekatan sosial warga perantauan dipakai sebagai pintu untuk memperluas jejaring antardaerah.
Andi Harun dalam rilis resmi menyebut kerja sama antardaerah kini menjadi kebutuhan. Baca juga audiensi BPJS Ketenagakerjaan di Sinjai dan arsip wilayah Sinjai.
“Kerja sama antardaerah itu menjadi kebutuhan,” kata Andi Harun, Wali Kota Samarinda, saat menerima kunjungan Bupati Sinjai Humas Sinjai pada 2 September 2026.



