LUWU
Tim Pembina Posyandu Kabupaten Luwu menggelar rapat koordinasi untuk menyamakan persepsi pengelolaan Posyandu era baru di Ruang Lounge Kantor Bupati Luwu, Rabu (26/8/2026). Agenda ini dipimpin Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Luwu, Kurniah Patahudding, bersama sejumlah kepala OPD terkait.
Rilis resmi Pemkab Luwu dan laporan [RRI Makassar](https://rri.co.id/makassar/regional/2683128/posyandu-era-baru-luwu-perkuat-sinergi-lintas-sektor) sama-sama menempatkan Posyandu sebagai pusat pelayanan terpadu yang membutuhkan koordinasi lintas sektor. Liputan ini terhubung dengan wilayah Luwu, rubrik Kesehatan, dan arsip cek kesehatan gratis di Sinjai.
“Posyandu ini bukan hanya untuk menimbang dan mengukur,” jelasnya Achmad Awwabin, Kepala Dinas PMD Kabupaten Luwu, saat menjadi pemateri Media Center Diskominfo Luwu pada 26 Agustus 2026.
Keluhan warga masuk prioritas tindak lanjut
Kurniah Patahudding menekankan kader dan pengelola Posyandu perlu menangkap persoalan yang disampaikan masyarakat, lalu memilahnya menurut kebutuhan dan skala prioritas. RRI Makassar memuat penegasan yang sama bahwa Posyandu tidak berhenti pada layanan timbang dan ukur, tetapi juga menjadi pintu koordinasi persoalan warga dengan pemerintah daerah.
Mammiri membatasi laporan ini pada agenda koordinasi, peran lintas OPD, dan mekanisme pencatatan aspirasi warga yang benar-benar disebut di dua sumber. Redaksi tidak menambah target anggaran atau jumlah kader karena data itu tidak dibuka pada sumber yang diperiksa.
Rapat berlanjut secara daring
Setelah diskusi di ruang rapat, kegiatan dilanjutkan lewat Zoom untuk memperkuat pemahaman pelaksanaan Posyandu era baru. Dua sumber yang diperiksa sama-sama menempatkan tindak lanjut daring itu sebagai bagian dari konsolidasi lintas sektor.
Baca juga komitmen perluasan Jamsostek di Luwu, rubrik Kesehatan, dan arsip wilayah Luwu untuk pembaruan layanan publik lain di daerah ini.
Baca juga
Baca juga cek kesehatan gratis dengan bantuan ATENSI di Sinjai, wilayah Luwu, dan rubrik Kesehatan.



