Dinas Pangan Sulbar menggelar bimtek menu B2SA di Desa Taupe, Kecamatan Mamasa, pada Minggu, 30 Agustus 2026. Agenda ini dipakai untuk mendukung Program Penanganan Stunting Terpadu, atau PASTIPADU, dan penanganan kemiskinan ekstrem di Sulawesi Barat.

Rilis resmi Pemprov Sulbar dan salinan berita di Maleosulbar memuat garis besar kegiatan yang sama. Liputan ini terkait dengan wilayah Mamasa, rubrik Kesehatan, dan artikel Sekda Sulbar tinjau Sekolah Rakyat Mamuju.

seluruh peserta dapat menjadi agen edukasi di lingkungan masing-masing,” kata Nugroho Hamid, Kabid Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan, saat bimtek menu B2SA di Desa Taupe Pemprov Sulbar pada 31 Agustus 2026.

Peserta disiapkan jadi penggerak lokal

Peserta bimtek terdiri atas TP PKK Desa Taupe, kader Posyandu, bagian gizi, dan Dinas Pangan Kabupaten Mamasa. Kegiatan ini juga dihadiri Kepala Dinas Pangan Kabupaten Mamasa Suriani Dellumaju dan Kepala Desa Taupe Demianus Demmarua.

Materinya menyorot penyusunan menu keluarga bergizi seimbang dengan memanfaatkan pangan lokal. Pemprov Sulbar menempatkan sudut itu sebagai cara memperkuat kualitas konsumsi rumah tangga dari tingkat desa.

Pangan lokal dikaitkan dengan stunting

Rilis resmi menyebut kegiatan ini sejalan dengan Panca Daya Gubernur Sulbar pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Maleosulbar mengulang isi yang sama, yaitu perbaikan gizi, ketahanan pangan keluarga, dan percepatan penurunan stunting.

Artikel ini tidak menambah target angka stunting baru karena dua sumber yang diperiksa tidak memuat pembaruan statistik. Mammiri membatasi naskah pada lokasi kegiatan, peserta, materi, dan kaitannya dengan PASTIPADU serta kemiskinan ekstrem.

Baca juga

Baca juga Sekda Sulbar tinjau Sekolah Rakyat Mamuju, posko kemarau Sulbar diperkuat, dan arsip wilayah Mamasa.