SINJAI
Pemkab Sinjai menetapkan pemenang SIPAKATAU QRIS Competition 2026 dalam forum High Level Meeting TP2DD dan TPID. Penghargaan diserahkan di Ruang Pola Kantor Bupati Sinjai pada Rabu, 19 Agustus 2026.
Dua rilis resmi Humas Sinjai menempatkan kompetisi ini sebagai bagian dari dorongan digitalisasi pajak dan retribusi. Topik ini terhubung dengan wilayah Sinjai dan rubrik Ekonomi.
“Jangan hanya berfokus pada mengejar target nominal.,” tegas Ratnawati Arif, Bupati Sinjai, saat membuka HLM TP2DD dan TPID Humas Sinjai pada 19 Agustus 2026.
Pemenang dibagi ke tiga kategori
Rilis pemenang menulis kategori pertama diikuti OPD pengelola retribusi daerah. Kategori berikutnya menilai pembayaran PBB-P2 antar desa atau kelurahan dan antar kolektor.
Desa Bua di Kecamatan Tellulimpoe menjadi juara kategori desa atau kelurahan. Pulau Buhung Pitue di Kecamatan Pulau Sembilan masuk juara ketiga pada kategori yang sama.
Daftar itu menunjukkan kompetisi tidak berhenti di perangkat daerah. Penilaian juga menyasar desa, kelurahan, dan petugas kolektor yang terlibat dalam penerimaan daerah.
Forum dikaitkan dengan target PAD
Pada rilis HLM, Pemkab Sinjai mencatat realisasi PAD mencapai Rp74,9 miliar atau 64,31 persen per 31 Juli 2026. Forum itu dipakai untuk menautkan lomba QRIS dengan pembenahan sistem penerimaan daerah.
Arah kebijakan itu menempatkan penggunaan QRIS sebagai alat untuk memperluas pembayaran nontunai di layanan pemda. Redaksi menahan diri dari menyebut target baru karena dua sumber resmi hanya membuka capaian sampai akhir Juli 2026.
Baca juga forum gurita Pulau Sembilan, arsip wilayah Sinjai, dan rubrik Ekonomi untuk perkembangan kebijakan daerah lainnya.



