SINJAI
Bupati Sinjai Ratnawati Arif mengukuhkan pengurus PWRI Sinjai masa bakti 2026-2031 di Ruang Pola Kantor Bupati Sinjai, Jumat (28/8/2026). Agenda ini menandai masuknya kepengurusan baru organisasi purnabakti aparatur dan pejabat negara di daerah itu.
Humas Sinjai dan Protokol Sinjai sama-sama menulis Ratnawati meminta anggota PWRI tetap ikut mendukung pembangunan daerah. Liputan ini terkait wilayah Sinjai, rubrik Pemerintahan, dan rubrik Gaya Hidup.
“Pengalaman itu adalah aset berharga,” ungkap Ratnawati Arif, Bupati Sinjai, saat memberi sambutan pada pengukuhan PWRI Humas Sinjai pada 28 Agustus 2026.
Purnabakti diminta tetap berkontribusi
Humas Sinjai menulis Ratnawati melihat pengalaman pensiunan ASN sebagai modal yang tidak boleh hilang begitu saja. Ringkasan Protokol Sinjai mengulang bahwa para purnabakti diminta tetap ikut menyumbang pikiran untuk pembangunan daerah.
Dua sumber itu sama-sama menempatkan pengukuhan ini sebagai penguatan peran sosial dan kelembagaan PWRI. Redaksi membatasi artikel ini pada pesan terbuka dari bupati dan tidak menambah program rinci yang belum diumumkan.
Ketua baru menyatakan siap
Humas Sinjai menulis Mustakim menerima amanat sebagai ketua PWRI terpilih dengan komitmen menjalankan tugas secara amanah. Sumber itu juga menyebut ia siap memberi masukan bagi pembangunan Sinjai.
Sudut ini berbeda dari forum investasi SSIC Sinjai karena fokusnya pada konsolidasi organisasi purnabakti, bukan promosi proyek investasi daerah.
“terus berperan aktif dalam pembangunan daerah,” ajak Ratnawati Arif, Bupati Sinjai, saat memberi arahan kepada pengurus dan anggota PWRI Humas Sinjai pada 28 Agustus 2026.
Baca juga
Baca juga forum investasi SSIC Sinjai, digitalisasi pembelajaran SKB dan PKBM Sinjai, dan arsip wilayah Sinjai.



