Kementerian Pertanian menyalurkan 561 pompa air kepada kelompok tani di Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan. Bantuan itu ditujukan untuk membantu pengairan sawah yang terdampak kemarau.

ANTARA dan SulselDaily melaporkan penyerahan bantuan pada Jumat, 11 September 2026. Pompa yang disalurkan berukuran 3, 4, dan 6 inci.

Kedua laporan menyebut kelompok tani di beberapa kecamatan sebagai penerima, termasuk Kulo, Panca Rijang, Watang Sidenreng, dan Watang Pulu. Rincian nama kelompok dan jumlah unit masing-masing belum dimuat dalam kedua laporan.

Pemkab minta pompa dirawat

Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif meminta kelompok tani menjaga pompa agar dapat digunakan lagi ketika dibutuhkan. Ia juga menyebut program listrik masuk sawah dan bantuan alat pertanian sebagai dukungan lain bagi petani.

Laporan ANTARA mengutip Sekretaris Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan Sidrap, Suriyanto, yang menyebut bantuan itu sebagai bagian dari penanganan dampak El Nino.

Penyerahan kali ini mencakup beberapa kecamatan dan berbeda dari bantuan 18 pompa di Arateng pada akhir Agustus. Jumlah 561 unit merujuk pada bantuan yang dilaporkan disalurkan, bukan jumlah pompa yang telah diperiksa Mammiri di setiap kelompok tani.

Kondisi pengairan dan hasil panen sesudah penyerahan masih memerlukan data lanjutan. Kedua laporan yang diperiksa belum menunjukkan hasil pemantauan setelah pompa digunakan di sawah.

Saya berharap bantuan pompa ini dimanfaatkan dan disimpan baik-baik.,” kata Syaharuddin Alrif, Bupati Sidrap, saat penyerahan bantuan pompa ANTARA pada 12 September 2026.

Baca juga

Baca juga penyerahan 18 pompa untuk sawah Arateng dan pasokan air sawah bersama Brimob. Ikuti berita pertanian lain di rubrik Ekonomi.