Jangkauan bantuan air bersih di Makassar bertambah dari 50 menjadi 175 titik per hari, berdasarkan keterangan pemerintah kota. Laporan ANTARA pada Kamis, 10 September 2026, menyebut distribusi melibatkan mobil tangki dari beberapa instansi.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang dimuat ANTARA mencatat 49 rit pengiriman dengan penerima sebanyak 12.939 jiwa dari 3.802 keluarga. Tanggal awal penghitungan akumulasi itu tidak disebutkan.

Warga diminta melapor ke kelurahan

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin meminta warga yang kekurangan air menyampaikan kebutuhan melalui lurah atau kecamatan. Laporan tersebut dipakai untuk menentukan lokasi pengiriman sesuai kondisi permukiman.

Dalam pernyataan yang dimuat SulawesiPos pada 9 September, Munafri meminta laporan warga diteruskan secara berjenjang.

Nanti pak lurah meneruskan ke atas supaya terstruktur dan sesuai mekanisme birokrasi,” kata Munafri Arifuddin, Wali Kota Makassar, saat menjelaskan pelaporan kebutuhan air SulawesiPos pada 9 September 2026.

Distribusi tangki terus berjalan

BPBD mengoordinasikan pengiriman bersama petugas pemadam kebakaran, Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas Pekerjaan Umum. PDAM serta Palang Merah Indonesia turut mendukung penyaluran air.

Pemkot juga menyiapkan 18 titik Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). Keterangan itu belum berarti seluruh titik baru sudah beroperasi.

SulawesiPos telah memuat angka penerima dan jangkauan layanan yang sama pada 9 September. Angka tersebut berasal dari keterangan pemerintah kota.

Baca juga

Baca peninjauan distribusi air di Tallo dan Tamalanrea pada 2 September. Perkembangan layanan daerah tersedia di rubrik Pemerintahan.