BPBD Kota Parepare memperketat pemantauan titik api di wilayah Wattang Bacukiki, Kecamatan Bacukiki, setelah kebakaran hutan dan lahan berhasil dikendalikan. Pengawasan dilanjutkan agar api tidak muncul lagi pada lahan yang mengering saat musim kemarau.

ANTARA Makassar dan RRI Makassar sama-sama menulis kebakaran terjadi pada Sabtu, 25 Juli 2026, sekitar pukul 01.47 WITA. Artikel ini terhubung dengan wilayah Parepare, rubrik Pemerintahan, dan liputan Polres Maros soal kebakaran lahan.

Agar tidak terjadi kebakaran susulan,” kata M Rasdy Gery Runtu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Parepare, saat menjelaskan alasan pemantauan lanjutan ANTARA Makassar pada 27 Juli 2026.

Sekitar dua hektare terbakar

RRI Makassar menulis luas lahan yang terbakar diperkirakan sekitar dua hektare. Sumber itu juga menyebut laporan awal diterima BPBD dari layanan pemadam kebakaran sebelum tim gabungan bergerak ke lokasi.

ANTARA menambahkan petugas dan relawan tetap memeriksa eks lokasi kebakaran untuk memastikan tidak ada titik api baru. Dua sumber terbuka yang diperiksa sama-sama menyebut tidak ada korban jiwa pada peristiwa ini.

Pembakaran lahan diingatkan lagi

BPBD Parepare mengingatkan warga tidak membuka lahan dengan cara membakar karena berisiko memicu karhutla baru. Imbauan itu relevan karena dua sumber yang diperiksa sama-sama menempatkan musim kemarau dan kondisi lahan kering sebagai faktor yang mempercepat rambatan api.

Dua sumber terbuka yang diperiksa belum memuat hasil penyelidikan penyebab kebakaran maupun identitas pemilik lahan terdampak. Karena itu, artikel ini dibatasi pada kronologi penanganan, luas area terbakar, dan langkah pencegahan yang sudah diumumkan terbuka.

Baca juga

Baca juga wilayah Parepare untuk berita layanan publik dan cuaca ekstrem lain di kota ini. Arsip rubrik Pemerintahan juga memuat respons instansi daerah lain terhadap kebakaran, bencana, dan layanan darurat.