Pemkab Gowa menggelar webinar Cyber Security Awareness 2026 untuk memperkuat budaya keamanan siber aparatur sipil negara. Kegiatan ini berlangsung di Peace Room Kantor Bupati Gowa pada Kamis, 7 Mei 2026 melalui DiskominfoSP Gowa.

Liputan ini terkait wilayah Gowa, rubrik Pemerintahan, dan artikel perda pertanggungjawaban APBD Gowa 2025 disahkan yang sama-sama menyorot tata kelola pemerintahan daerah.

Keamanan siber harus menjadi budaya dan gaya hidup kerja ASN.,” ujarnya Andy Azis, Sekretaris Daerah Gowa, saat membuka webinar Humas Gowa pada 7 Mei 2026.

Risiko digital diarahkan ke perilaku kerja

Humas Gowa dan Jejakfakta sama-sama menulis ancaman yang disorot meliputi phishing, pembajakan akun, dan ransomware. Dua sumber itu juga sejalan bahwa kebocoran data sering berasal dari kelalaian pengguna, bukan semata dari lemahnya sistem.

Mammiri menulis ulang fokus itu agar pembaca melihat webinar ini sebagai perubahan perilaku kerja, bukan hanya agenda seremonial. Karena itu, artikel dibatasi pada pesan pencegahan dan tata kelola dasar yang diumumkan terbuka.

Menyelaraskan tata kelola keamanan informasi di tingkat OPD guna meningkatkan skor IKASANDI Kabupaten Gowa.,” ujarnya Emy Pratiwi Luthfy, Kepala Dinas KominfoSP Gowa, saat menjelaskan tujuan webinar Jejakfakta.com pada 7 Mei 2026.

BSSN dan provinsi ikut dilibatkan

Rilis resmi menyebut narasumber berasal dari Direktorat Keamanan Siber Pemerintah Daerah BSSN dan tim teknis keamanan informasi Dinas Kominfo Provinsi Sulawesi Selatan. Jejakfakta menguatkan lokasi kegiatan dan mengulang keterlibatan narasumber dari badan siber nasional itu.

Liputan ini berbeda dari capaian imunisasi zero dose Gowa meski sama-sama bicara soal tata kelola lintas OPD. Berita kali ini khusus pada keamanan informasi dan transformasi digital pemerintahan.

Baca juga

Baca juga perda pertanggungjawaban APBD Gowa 2025 disahkan dan imunisasi zero dose Gowa menembus 101,6 persen untuk agenda tata kelola lain di kabupaten ini.