MAKASSAR
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Makassar membentuk relawan API BAHARI untuk warga pesisir dan kepulauan. Program itu dipakai untuk mempercepat respon warga saat kebakaran, penyelamatan, dan keadaan darurat lain muncul lebih dulu di lingkungan mereka.
ANTARA Makassar dan unggahan resmi Damkarmat Makassar sama-sama menunjukkan program ini diarahkan ke kawasan pesisir yang jauh dari pos terdekat. Artikel ini terhubung dengan wilayah Makassar, rubrik Pemerintahan, dan liputan bantuan BPBD Makassar untuk korban kebakaran Tanjung Alang.
“Pesisir Tanggap, Komunitas Kuat, Makassar Aman,” menyebut Damkarmat Makassar, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Makassar, dalam penjelasan program ANTARA Makassar pada 24 Juli 2026.
Sasar pesisir dan kepulauan
Unggahan resmi Damkarmat Makassar menuliskan API BAHARI disiapkan untuk memperkuat kesiapsiagaan di 15 pulau dan 28 kelurahan. Cakupan itu membuat Damkarmat menekankan peran warga sebagai penolong pertama sebelum armada tiba.
ANTARA mencatat program ini tidak berhenti pada pelatihan dasar kebakaran. Damkarmat juga memasukkan unsur penyelamatan dan penanganan darurat yang lebih dekat dengan kebutuhan kampung pesisir.
Pelatihan warga disiapkan
Kepala Damkarmat Makassar Fadli Wellang menjelaskan penguatan kapasitas warga menjadi inti program tersebut. Warga dilatih agar tidak hanya menunggu layanan, tetapi ikut menjaga keselamatan lingkungan masing-masing.
Dua sumber yang diperiksa belum memuat jadwal rinci pelatihan per kelurahan atau per pulau. Karena itu, artikel ini dibatasi pada tujuan program, wilayah sasaran, dan fungsi relawan yang sudah diumumkan terbuka.
Baca juga
Baca juga kebijakan persampahan Makassar untuk melihat agenda layanan publik lain di kota ini. Pembaca juga bisa membuka wilayah Makassar untuk rangkaian berita terbaru dari ibu kota Sulsel.



