MAKASSAR
Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Makassar menggelar edukasi keamanan pangan untuk kelompok lanjut usia melalui program SAPA PORENA di Posyandu Anyelir, Batua. Kegiatan pada Rabu, 29 Juli 2026, itu berlangsung bersama Puskesmas Batua yang juga membuka deteksi dini penyakit dan cek kesehatan gratis.
Dua sumber yang diperiksa sama-sama menempatkan kegiatan ini sebagai layanan informasi untuk kelompok rentan. Liputan ini terhubung dengan wilayah Makassar, rubrik Kesehatan, dan arsip layanan RSUD Syekh Yusuf dan MPP Gowa.
“Terapkan pola makan bergizi seimbang,” ujar Yosef Dwi Irwan, Kepala BBPOM di Makassar, dalam penyuluhan yang dimuat Balai Besar POM di Makassar pada 30 Juli 2026.
Fokus pada pola makan lansia
BBPOM Makassar menjelaskan penyuluhan diarahkan pada pilihan makanan aman untuk warga berusia 50 tahun ke atas. Yosef Dwi Irwan mengingatkan pembatasan gula, garam, dan lemak, serta mendorong konsumsi sayur, buah, tempe, tahu, telur, dan ikan yang mudah dijangkau warga.
RRI Makassar menulis inovasi SAPA PORENA dipakai untuk memperluas akses edukasi obat dan makanan aman bagi kelompok rentan. Sumber resmi BBPOM menambahkan peserta juga menerima penjelasan tentang lima kunci keamanan pangan dan potensi cemaran fisik, kimia, serta biologi.
Kolaborasi dengan layanan kesehatan
Kegiatan ini digelar bersamaan dengan pelayanan kesehatan dari Puskesmas Batua sehingga warga lanjut usia menerima dua layanan dalam satu lokasi. Pola itu membuat edukasi pangan aman dipadukan dengan pemeriksaan kesehatan dasar yang memang dibutuhkan kelompok lansia.
Baca juga BBPOM Makassar untuk isu kesehatan publik lain di Sulsel. Arsip wilayah Makassar memuat kabar layanan kesehatan, pendidikan, dan kebijakan kota terbaru.
“Keluarga merupakan benteng pertama,” kata Yosef Dwi Irwan, Kepala BBPOM di Makassar, saat mengingatkan peran lansia di keluarga Balai Besar POM di Makassar pada 30 Juli 2026.



