Tim kesehatan Pemprov Sulsel melayani 315 pasien dalam misi kemanusiaan pascagempa di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, Kamis, 3 September 2026. Pelayanan dibagi antara rumah sakit lapangan dan Desa Nati di wilayah kerja Puskesmas Ketang.

Pemprov Sulsel dan ANTARA Makassar sama-sama menempatkan layanan medis ini sebagai dukungan Sulsel untuk wilayah terdampak gempa Flores. Kabar ini terkait wilayah Makassar, rubrik Kesehatan, dan arsip Sulsel kirim 30 ton bantuan untuk korban gempa NTT.

Kasus-kasus tersebut ditindaklanjuti atau dirujuk sesuai kebutuhan medis.,” jelas Evi Mustikawati Arifin, Kepala Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan, saat memaparkan hasil pelayanan tim kesehatan di Manggarai Pemprov Sulsel pada 4 September 2026.

Tim dibagi ke dua titik layanan

Halaman resmi Pemprov Sulsel menulis 209 pasien mendapat pelayanan spesialistik di rumah sakit lapangan dengan dukungan empat dokter spesialis. Sisanya dijangkau lewat tim lapangan di Desa Nati bersama tenaga Puskesmas Ketang.

ANTARA Makassar menguatkan total 315 pasien yang dilayani tim Sulsel pada misi yang sama. Redaksi tidak menambah rincian di luar dua sumber itu karena distribusi kasus per hari masih bisa berubah selama tanggap darurat berjalan.

Keluhan pasien beragam

Pemprov Sulsel merinci keluhan yang banyak ditemukan antara lain nyeri pinggang, ISPA, myalgia, hipertensi, dan dispepsia. Laman resmi itu juga menyebut ada kasus yang memerlukan tindak lanjut lebih lanjut, termasuk suspek stroke dan bronkopneumonia.

Artikel ini dibedakan dari liputan logistik Sulsel ke NTT karena fokusnya berada pada layanan klinis dan penanganan pasien, bukan pengiriman bantuan. Mammiri membatasi naskah pada fakta pelayanan yang dapat diperiksa langsung dari dua sumber terbuka.

Baca juga

Baca juga Sulsel kirim 30 ton bantuan untuk korban gempa NTT, tim KKN Unhas bantu warga di Manggarai Timur, dan arsip wilayah Makassar.