GOWA
Kodim 1409/Gowa membangun jembatan beton di atas Sungai Badenglolo, Desa Borimasunggu, Kecamatan Biringbulu. ANTARA dan unggahan resmi Kodim Gowa sama-sama menunjukkan proyek ini dipakai untuk membuka akses wilayah pelosok di Gowa.
Pembaca bisa menautkan kabar ini ke wilayah Gowa, rubrik Pemerintahan, dan arsip strategi PAD Pemkab Gowa yang terbit pada batch pagi.
“Saat ini progres pembangunan fisik di lapangan mencapai 37 persen.,” kata Eddy Syam, Pelaksana Tugas Kepala Penerangan Kodim 1409/Gowa, dalam keterangan yang dimuat ANTARA ANTARA Makassar pada 24 Juli 2026.
Akses hasil bumi jadi sasaran
ANTARA melaporkan jembatan permanen itu dirancang sepanjang 15 meter, lebar empat meter, dan tinggi lima meter dari dasar sungai. Sarana penyeberangan ini disebut lama dinantikan warga untuk membawa hasil bumi dan memperlancar mobilitas harian.
Kodim Gowa pada unggahan resminya menempatkan proyek ini sebagai bagian dari percepatan pemerataan pembangunan infrastruktur. Karena sumber resmi yang terbuka belum memuat target tanggal selesai, artikel ini dibatasi pada progres, ukuran, dan manfaat yang sudah diumumkan.
1.500 keluarga disebut terdampak
Laporan ANTARA menyebut 1.500 kepala keluarga atau sekitar 4.500 jiwa akan menjadi penerima manfaat langsung ketika jembatan selesai. Pekerjaan dilakukan padat karya dengan personel Kodim, Batalyon Teritorial Pembangunan, dan pekerja dari warga sekitar.
Dua sumber yang diperiksa belum merinci anggaran proyek atau tahap konstruksi berikutnya. Redaksi karena itu tidak menambahkan rincian yang belum muncul pada keterangan resmi maupun laporan lapangan.
“Kita membutuhkan jembatan dengan standar keamanan baik dan berkualitas.,” ujar Bangun Nawoko, Pangdam XIV/Hasanuddin, saat menekankan mutu bahan jembatan ANTARA Makassar pada 24 Juli 2026.



