SIDRAP
Pemkab Sidrap membangun jaringan irigasi dari Danau Sidenreng untuk mengaliri sawah warga di Desa Mojong, Kecamatan Watang Sidenreng, saat kemarau masih berlangsung. Pekerjaan ini dipantau langsung Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif pada Jumat, 4 September 2026.
Rilis resmi Pemkab Sidrap dan unggahan resmi Pemkab Sidenreng Rappang di Facebook sama-sama menempatkan pasokan air sawah Mojong sebagai fokus utama. Kabar ini terkait wilayah Sidenreng Rappang, rubrik Ekonomi, dan arsip cek sawah Watang Sidenreng dan rencana galian air.
“Kita buat jaringan irigasi air Danau Sidenreng.,” kata Syaharuddin Alrif, Bupati Sidrap, saat memantau pekerjaan jaringan irigasi di Mojong Pemkab Sidrap pada 4 September 2026.
Targetnya air cepat masuk ke sawah
Halaman resmi Pemkab Sidrap menulis pekerjaan jaringan irigasi dimulai sejak Kamis, 3 September 2026, dan ditargetkan rampung dua hari kemudian. Setelah selesai, air danau diarahkan ke sawah warga dengan jarak sekitar satu kilometer dari titik sumber.
Unggahan Facebook resmi Pemkab Sidenreng Rappang yang terindeks publik pada hari yang sama menguatkan fokus pada pompanisasi dan penyelamatan sawah Mojong. Redaksi karena itu menempatkan artikel ini sebagai perkembangan baru, bukan pengulangan inspeksi sawah Mojong pada Agustus lalu.
Fokus kini pada eksekusi jaringan
Berbeda dari arsip 10 Agustus yang menyorot patroli sawah dan rencana galian air, perkembangan 4 September ini sudah berbicara tentang pekerjaan jaringan irigasi yang sedang berjalan. Itu membuat sudut beritanya lebih dekat ke eksekusi pasokan air dibanding inspeksi lapangan biasa.
Mammiri tidak menambah luasan sawah yang akan tertolong karena dua sumber utama belum memuat angka tersebut. Naskah dibatasi pada sumber air, lokasi pekerjaan, target waktu, dan alasan utama penyelamatan tanaman padi selama musim kering.
Baca juga
Baca juga cek sawah Watang Sidenreng dan rencana galian air, panen dan kekeringan di Sidrap, dan arsip wilayah Sidenreng Rappang.



