MAKASSAR
Sekretaris Daerah Sulawesi Selatan Jufri Rahman memimpin wawancara akhir seleksi terbuka jabatan Sekda Jeneponto di Makassar, Jumat. Tahap ini diikuti empat peserta yang sudah lolos seleksi administrasi.
Pemkab Jeneponto menempatkan proses ini untuk mengisi jabatan definitif. Forum yang sama juga berhubungan dengan uji kesesuaian dua jabatan pimpinan tinggi lain di daerah tersebut.
“Kami berharap siapapun yang terpilih merupakan putra terbaik daerah,” ujar Ahmad Saparuddin, Kepala BKPSDM Kabupaten Jeneponto, setelah tahapan wawancara akhir Pemprov Sulsel pada 24 Juli 2026.
Empat nama masuk tahap akhir
Empat peserta yang diwawancarai ialah Aspa Muji, Alfian Afandy Syam, Maskur, dan Mustamin. Mereka datang dari latar dinas perhubungan, bappeda, inspektorat, dan jabatan fungsional kesehatan.
Infosulawesi menurunkan laporan pembanding sehari setelah agenda berlangsung. Isinya sama-sama menempatkan Jufri Rahman sebagai ketua panitia seleksi pada tahap akhir di Makassar.
Seleksi diarahkan ke sistem merit
Pemprov Sulsel menilai seleksi terbuka ini terkait penerapan sistem merit dalam manajemen aparatur sipil negara. Fokus itu berkaitan dengan pembenahan birokrasi yang juga tampak pada FAST ASN Sulsel.
Berita ini berbeda dari agenda UCJ Sulsel di Makassar. Liputan Jeneponto menyorot perekrutan pimpinan birokrasi daerah, bukan perlindungan pekerja rentan.
Baca juga
Baca juga Sulsel siapkan FAST ASN sebagai model merit nasional untuk konteks pembenahan birokrasi lain di Makassar. Arsip wilayah Jeneponto dan wilayah Makassar memuat kabar pemerintah daerah lain di Sulsel.



