Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menargetkan pemulihan kios pedagang terdampak kebakaran di Pasar Pa'baeng-baeng berjalan cepat. Saat meninjau lokasi pada Rabu, 2 September 2026, ia menempatkan rehabilitasi los dan akses modal sebagai dua kebutuhan paling mendesak bagi pedagang.

ANTARA Makassar dan Sulsel Disway sama-sama menulis peninjauan itu berlangsung di Pasar Pa'baeng-baeng, Kecamatan Tamalate. Liputan ini terkait wilayah Makassar, rubrik Pemerintahan, dan arsip distribusi air bersih Makassar saat kemarau.

2-3 minggu proses ini kita akan jalankan.,” kata Munafri Arifuddin, Wali Kota Makassar, saat menjelaskan target rehabilitasi los ANTARA Makassar pada 3 September 2026.

Pendataan pedagang dikaitkan dengan akses KUR

Munafri meminta lurah dan camat mendata pedagang terdampak agar akses pembiayaan bisa dibuka melalui perbankan, termasuk skema Kredit Usaha Rakyat. Sulsel Disway mengulang titik itu dan menempatkan pendataan sebagai dasar fasilitasi modal usaha pascakebakaran.

Dua sumber yang diperiksa sama-sama menempatkan pemulihan fisik pasar dan pemulihan usaha sebagai agenda beriringan. Mammiri membatasi artikel ini pada langkah yang sudah dibuka, tanpa menambah skema bantuan tunai yang belum diumumkan.

Mitigasi pasar ikut disentuh

Selain los pedagang, Munafri meminta PD Pasar mengecek APAR, hidran, dan instalasi listrik di seluruh pasar kota. ANTARA menulis pemeriksaan jaringan listrik dianggap penting agar risiko korsleting tidak berulang.

Sudut ini berbeda dari bantuan BPBD untuk korban kebakaran Tanjung Alang karena berita sekarang berfokus pada pemulihan sarana niaga, akses KUR, dan mitigasi kebakaran di lingkungan pasar tradisional.

Baca juga

Baca juga distribusi air bersih Makassar saat kemarau, job fair Makassar 2026, dan arsip wilayah Makassar.