LUWU TIMUR
Dukcapil Luwu Timur melaporkan 841 layanan administrasi kependudukan selama kegiatan di Desa Rante Angin, Towuti, pada 9-11 September 2026. Aula kantor desa menjadi tempat pelayanan bagi warga enam desa di kawasan seberang danau.
Rekap itu menggabungkan layanan dokumen dengan Identitas Kependudukan Digital (IKD). Angka 841 tidak menunjukkan jumlah warga yang berbeda karena rincian penerima per orang tidak diumumkan.
Layanan menjangkau enam desa
Desa sasaran meliputi Bantilang, Loeha, Masiku, Matompi, Rante Angin, dan Tokalimbo. Petugas melayani warga dari pagi hingga tengah malam menurut laporan pemerintah kabupaten.
Kepala Bidang Catatan Sipil Dukcapil Luwu Timur Rosmala Dewi mengatakan kegiatan ini membantu warga menyelesaikan urusan administrasi tanpa pergi ke Malili. Ia juga menyampaikan harapan masyarakat agar petugas kembali datang.
“Masyarakat juga berharap pelayanan serupa dapat kembali dilakukan di wilayah Seberang Danau Towuti,” kata Rosmala Dewi, Kepala Bidang Catatan Sipil Dukcapil Luwu Timur, dalam keterangan yang dimuat Warta Lutim pada 11 September 2026.
Rekap memuat tujuh jenis layanan
KTP menjadi bagian terbesar dengan 251 layanan, diikuti 196 Kartu Identitas Anak dan 195 Kartu Keluarga. Rekap berikutnya mencatat 90 akta kelahiran, 89 IKD, 13 surat pindah, serta tujuh akta kematian.
Kepala Desa Rante Angin Sapiuddin meminta pelayanan keliling dilaksanakan dua kali setahun. Permintaan itu belum disertai jadwal kunjungan berikutnya dalam laporan yang tersedia.
Baca juga
Baca pelayanan adminduk melalui Kisak di Bone untuk konteks layanan kependudukan di daerah lain. Berita layanan publik juga tersedia di rubrik Pemerintahan.



