MAKASSAR
Tim sertifikasi produk perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sulawesi Selatan membahas kelengkapan dokumen reakreditasi di Makassar, Kamis, 17 September 2026. Pembenahan mencakup pedoman mutu, prosedur, petunjuk kerja, serta catatan pelaksanaan sertifikasi.
Rapat melibatkan Lembaga Sertifikasi Produk (LSPro) pada UPT Balai Penerapan Mutu Produk Perikanan (BPMPP). Tim menyiapkan persyaratan untuk proses reakreditasi SNI ISO/IEC 17065:2012.
Kegiatan masih berada pada tahap persiapan dokumen. Belum ada keputusan hasil reakreditasi yang diumumkan dalam keterangan tersebut.
Tim menelaah dokumen sertifikasi
Manajer Puncak UPT BPMPP Masdar dan Manajer Mutu Muhammad Hasby Rasyad mengikuti pembahasan bersama tim. Laporan Mata Sulsel menyebut Ratnasari turut menangani penyiapan dokumen.
Tim mengevaluasi bagian yang perlu dilengkapi agar proses sertifikasi dapat dicatat dan ditelusuri. Pembahasan juga mencakup dokumen SPPT-SNI serta SKPT-SNI.
Masdar meminta usaha memperhatikan mutu
Masdar meminta pelaku usaha perikanan memperhatikan standar sesuai produk yang dibuat. Ia mengajak mereka tidak berhenti pada kegiatan produksi.
“meningkatkan mutu, membangun standar, dan memperkuat daya saing melalui sertifikasi SNI,” kata Masdar, Manajer Puncak UPT BPMPP DKP Sulsel, sebagaimana dimuat ANTARA Makassar pada 17 September 2026.
Baca juga
Baca ekspor kemiri Luwu ke Jeddah untuk perkembangan perdagangan daerah. Berita lain tersedia di rubrik Ekonomi dan wilayah Makassar.



