Bupati Bone Andi Asman Sulaiman membuka bimtek peningkatan kapasitas aparatur dan operator SIAK di Hotel Helios, Watampone, Kamis, 3 September 2026. Agenda ini dipakai Pemkab Bone untuk mendorong pemerataan pelayanan administrasi kependudukan hingga tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan.

Artikel resmi Pemkab Bone dan laporan Nalarmedia pada hari yang sama sama-sama menempatkan peningkatan kapasitas SDM serta operator Disdukcapil sebagai fondasi layanan yang lebih cepat dan berkualitas. Liputan ini terkait wilayah Bone, rubrik Pemerintahan, dan arsip penguatan IKD Bone.

hasil dari kegiatan ini harus kembali dirasakan manfaatnya,” tegas Andi Asman Sulaiman, Bupati Bone, saat memberi arahan pada bimtek SIAK Pemkab Bone pada 3 September 2026.

Wilayah jauh ikut jadi fokus

Halaman resmi Bone menulis pelayanan perlu menjangkau 27 kecamatan, termasuk kawasan terpencil seperti Bontocani dan Tellu Limpoe. Pemkab juga membuka kemungkinan penambahan titik layanan serta pengadaan bus pelayanan adminduk agar jarak tidak lagi menjadi hambatan utama.

Nalarmedia menambahkan penekanan pada kualitas kerja aparatur di loket layanan, mulai dari kejelasan penjelasan, kemudahan proses, sampai sikap ramah kepada warga. Mammiri membaca dua sumber itu sebagai gabungan antara dorongan pemerataan jangkauan dan penguatan mutu pelayanan harian.

Bimtek dibatasi pada layanan dan jangkauan

Dua sumber yang diperiksa tidak membuka target baru jumlah dokumen, titik layanan, atau anggaran kendaraan operasional. Karena itu, Mammiri membatasi naskah ini pada lokasi kegiatan, arahan bupati, dan rencana perluasan jangkauan layanan adminduk.

Sudut ini berbeda dari peluncuran KISAK di Bone karena fokus berita sekarang adalah peningkatan kapasitas aparatur dan pemerataan layanan sampai desa, bukan kampanye kesadaran dokumen keluarga.

Baca juga

Baca juga penguatan IKD dan verifikasi bansos di Bone, peluncuran KISAK di Bone, dan arsip wilayah Bone.